Ketua Komisi Komunikasi Federal (FCC), Brendan Carr, memicu kontroversi baru pada hari Sabtu dengan meningkatkan kemungkinan pencabutan izin siaran jaringan televisi tertentu, di tengah ketegangan terkait dengan liputan media tentang perang antara Amerika Serikat dan Israel di Iran.
ITU
Dalam postingannya di media sosial, Carr menyampaikan kritik Presiden Donald Trump terhadap media yang dituduhnya menyebarkan informasi menyesatkan tentang konflik tersebut. Namun, pejabat FCC tidak mengutip saluran tertentu atau mengidentifikasi laporan spesifik apa pun yang dianggapnya salah.
Postingan Carr mengacu pada pesan yang disiarkan Sabtu pagi oleh Donald Trump di platform Truth Social, mengenai kehadiran lima pesawat tanker Amerika di Arab Saudi.
Selama beberapa bulan, Presiden Trump berulang kali menuduh media tertentu memutarbalikkan realitas konflik di Iran. Pada bulan September 2025, ia telah menyatakan bahwa saluran televisi yang menyajikan liputan “negatif” tentang masa kepresidenannya “mungkin” harus dicabut izin siarannya.
Presiden Amerika kemudian mengklarifikasi bahwa keputusan tersebut berada di tangan ketua FCC, Brendan Carr, yang dia tunjuk pada awal tahun yang sama.
Deklarasi baru ini menghidupkan kembali perdebatan di Amerika Serikat mengenai kebebasan pers dan kewenangan regulasi FCC terkait media audiovisual.
Artikel serupa












