Home Politic Anggaran 2026: Maud Brégeon menuduh “bagian dari oposisi meninggalkan perdebatan”

Anggaran 2026: Maud Brégeon menuduh “bagian dari oposisi meninggalkan perdebatan”

18
0

Minggu 11 Januari, juru bicara pemerintah Maud Brégeon, dalam sebuah wawancara yang diberikan kepada JDD, merasa kesal dengan sikap sebagian oposisisementara diskusi anggaran untuk tahun 2026 tidak pernah begitu menegangkan. Sedangkan RN dan LFI sama-sama mengajukan mosi kecaman, sehubungan dengan pengurusan berkas perjanjian perdagangan antara UE dan Mercosur, juru bicara mencela “sinisme pemilu“.

Baginya, pihak oposisi cenderung melakukan komunikasi politik, melakukan demonstrasi, tanpa mengambil pilihan konkrit dalam hemicycle. Strategi kalah menurutnya, yaitu kembali untuk meninggalkan perdebatan parlemen. Juru bicara tersebut mengkritik LFI khususnya karena telah menentang undang-undang yang berorientasi pertanian di masa lalu, sementara partai tersebut memblokir anggaran yang mengintegrasikan langkah-langkah dukungan bagi petani.

Anggaran penting untuk stabilitas negara

Bagi juru bicara pemerintah,harus ada anggaran di bulan Januari“. Namun hal ini nampaknya tidak dapat dikompromikan mengingat konteks politik yang dihadapi negara tersebut saat ini. Namun, dia mengingatkan undang-undang itu khusus bukannya tanpa konsekuensi» dan tidak dapat bertahan tanpa menimbulkan dampak yang signifikan bagi seluruh negara, karena ada undang-undang khusus mencegah dilakukannya penghematan yang diperlukan untuk mengkonsolidasi utang publik, atau untuk melakukan investasi strategis, dalam konteks internasional yang tegang ini.

Maud Brégeon menjelaskan penyesalannya karena beberapa anggota parlemen oposisi memilih jalan menghalangi, dibandingkan jalan negosiasi. “HAItidak dapat meminta lebih banyak kekuasaan kepada Parlemen dan menolak menghalangi tanggung jawabnya yang pertama: memberikan anggaran kepada Perancis“, tegasnya. Juru bicara itu mengingatkan pemerintah tetap terbuka untuk kompromi, khususnya mengenai upaya yang diperlukan oleh otoritas lokal. Akhirnya, dia bersikeras pada fakta bahwa akan ada mosi kecaman mengambil risiko politik yang besardan menganggap bahwa untuk partai oposisi tertentu, ini lebih merupakan upaya untuk “membuat pengalihan“.



Source link