Seorang penerjun payung hampir mati di Australia pada tanggal 20 September. Insiden itu terjadi saat jalan-jalan bersama klub terjun payung setempat. Dalam video yang dirilis pihak berwenang pada bulan Desember setelah penyelidikan, pria tersebut terlihat melompat dari pesawat dengan parasut, hampir 4.500 meter di udara. Masalah: pegangan perlengkapannya kemudian tersangkut di bagian ekor pesawat.
Namun berkat pisau pengait, ia berhasil memotong benang parasut hingga melepaskan diri dari ekor pesawat. Saat terjun bebas, dia kemudian berhasil mengaktifkan parasut daruratnya, sehingga dia bisa mendarat dan melarikan diri hanya dengan luka ringan.
Kesempatan bagi pihak berwenang untuk melakukan pencegahan dan mengingatkan masyarakat akan reflek yang baik. “Meskipun tidak diperlukan, pada saat kecelakaan terjadi, penerjun payung memiliki pisau kait yang terpasang di tali dadanya, sehingga dia dapat memotong tali parasut cadangan secukupnya agar dapat terlepas dari ekornya,” kata Sarah Fien, kepala penyelidik.
“Melekatkan pisau berkait pada wadah parasut dapat menjadi penyelamat jika parasut cadangan menyebar sebelum waktunya,” katanya. Survei ini juga mengingatkan pilot yang melakukan operasi terjun payung akan pentingnya membawa parasut cadangan dan mengetahui cara menyebarkannya. »












