Barcelona sedang bersiap untuk menggunakan perjalanan mereka ke Arab Saudi untuk Piala Super Spanyol tidak hanya sebagai tantangan olahraga, tetapi juga sebagai momen penting untuk membentuk strategi transfer Januari mereka.
Menurut kabar terkini dari Mundo Deportivo, klub berencana untuk merinci potensi penandatanganan Joao Cancelo, kesepakatan yang saat ini dipandang secara internal sebagai opsi paling realistis yang tersedia bulan ini.
Cancelo mendapat gaji sekitar €15 juta bersih per musim. Meskipun hanya setengah dari jumlah tersebut yang dapat digunakan untuk sisa musim ini, angka tersebut tetap merupakan angka yang sangat besar untuk situasi keuangan Barcelona saat ini.
Namun, klub terdorong oleh kesediaan jelas sang pemain untuk berkorban.
Cancelo telah menunjukkan di masa lalu bahwa dia siap mengurangi gajinya untuk bermain di Barcelona sekali lagi.
Bagi Barcelona, hanya ada satu formula yang bisa diterapkan, yaitu peminjaman di mana Al-Hilal tetap membayar sebagian besar gaji sang pemain.
Cancelo sendiri berusaha keras untuk kembali ke Camp Nou, namun keputusan akhir akan bergantung pada apakah klub Saudi tersebut siap bekerja sama, apalagi Inter Milan juga memantau situasi dengan cermat.
Jadi bagaimana sekarang?
Pimpinan Barcelona sadar betul bahwa Cancelo memprioritaskan kembalinya ke Blaugrana.
Idenya adalah untuk menilai kelayakan kesepakatan saat tim berada di Arab Saudi, setelah situasi seputar Andreas Christensen dan cederanya diklarifikasi, sehingga berpotensi memberikan ruang di bawah aturan Financial Fair Play.
Dari sana, hierarki olahraga harus memutuskan apakah Cancelo adalah pemain yang paling dibutuhkan skuad, atau apakah sumber daya harus diarahkan untuk merekrut bek tengah.
Cancelo saat ini dianggap sebagai opsi paling layak karena tekadnya untuk kembali dan keakrabannya dengan klub.
Meski begitu, persetujuan Flick akan menjadi penentu, karena sang pelatih harus yakin bahwa bek asal Portugal itu sesuai dengan rencana taktisnya.
Secara internal, Barcelona yakin Cancelo dapat memberikan pengaruh langsung berkat pengetahuannya tentang skuad, sekaligus meningkatkan level kompetitif dalam tim yang tetap bertujuan untuk bersaing memperebutkan setiap trofi.












