
FC Barcelona mendekati putaran kedua pertandingan internasional dengan kekhawatiran menyusul cedera Raphinha.
Dengan pemain sayap tersebut mengalami cedera saat bermain untuk Brasil, Hansi Flick tidak lagi memiliki pemain kunci di tahap penting musim ini, di mana absensi apa pun bisa menjadi penentu dalam perebutan gelar La Liga dan Liga Champions.
Kini, tim Catalan tinggal mengandalkan pemain seperti Lamine Yamal dan Pedri untuk menjaga asa bersaing memperebutkan kedua gelar tersebut.
Situasi Lamine Yamal memprihatinkan
Dalam konteks itu, SPORT melaporkan adanya kekhawatiran terkait beban kerja Lamine Yamal.
Teh La Masia Pemain sayap, yang kini menjadi tokoh sentral dalam serangan Barcelona, terutama dengan absennya Raphinha, bermain lebih dari satu jam dalam pertandingan persahabatan Spanyol melawan Serbia.
Meskipun cedera kemaluan sebelumnya kini telah berlalu dan dia telah tampil pada level yang sangat baik, ada keinginan dari klub agar Luis de la Fuente menghindari mengambil risiko apa pun dengan pemain tersebut dalam pertandingan Spanyol melawan Mesir di Stadion RCDE.
Perlu dicatat bahwa pemain sayap tersebut memulai pelatihan kamp internasional secara terpisah dari grup, bekerja dengan sepeda stasioner.
Asuransi dari RFEF
Meski demikian, Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) telah meyakinkan Barcelona terkait situasi Lamine. Komunikasi antara Deco dan Aitor Karanka, direktur teknis dan pengembangan tim nasional, digambarkan positif dan lancar.
Prioritas RFEF adalah kesejahteraan para pemain, seperti yang dijelaskan De la Fuente dalam konferensi pers, dan telah disampaikan kepada Barca bahwa menit bermain dan beban kerja Lamine, serta rekan satu timnya, akan dikelola dengan hati-hati.
Ini juga akan membantu jika pertandingan melawan Mesir dimainkan di Cornella, memungkinkan para pemain Barcelona menghindari perjalanan.
Lamine bermain 63 menit tanpa masalah melawan Serbia dan telah berlatih secara normal sejak saat itu. Pelatih timnas berniat terus membagikan menit bermain kepada para pemain.
Lamine, seperti semua pemain top, selalu ingin berada di lapangan, tetapi dalam pertandingan persahabatan kedua dan terakhir di jendela internasional ini, fokus Spanyol tetap pada persiapan untuk Piala Dunia mendatang, sambil tetap memperhatikan tahapan musim ini.
Tentu saja, semua pihak bertujuan untuk menghindari kemunduran fisik.












