Persiapan derby Catalan semakin tajam setelah komentar yang dibuat oleh pemain sayap Espanyol Pere Milla membawa kontroversi baru ke dalam pertandingan yang sudah berisiko tinggi.
Derby ini terjadi dalam keadaan yang tidak biasa. Barcelona duduk di puncak klasemen, tetapi Espanyol menikmati salah satu laju terbaik mereka dalam beberapa tahun terakhir.
Selanjutnya, Milla menjadi pusat perhatian setelah tampil di program komedi bertajuk Perico Que Vola.
Suasananya menyenangkan, namun ada satu momen yang kini dianggap lebih penting.
Apa ceritanya?
Selama pertunjukan, salah satu penonton diberikan mikrofon dan mengajukan pertanyaan provokatif kepada pemain sayap Espanyol tersebut, menanyakan siapa yang lebih dia sukai. “menginjak” antara Joan Garcia dan Lamine Yamal.
Setelah terdiam sejenak, Milla menyampaikan tanggapannya yang disambut gelak tawa dan tepuk tangan di dalam studio. “Saya pikir Lamin,” katanya.
Menjelang derby, bahkan pernyataan yang dibingkai sebagai lelucon kini dilihat dari sudut pandang yang lebih serius, terutama mengingat ketegangan seputar pertandingan tersebut.
Kami punya lebih banyak bensin untuk derby Catalan. Dia bertanya kepada Pastor Milla: “A quién pisarías, a Joan García oa Lamine Yamal?”
-“Yo creo que a Lamine”
“Pastor Milla quiere pisar a Lamine Yamal”, añade luego el propio jugador corrigiendo al periodistapic.twitter.com/E0GJa86Qst
— BeSoccer (@besoccer_ES) 2 Januari 2026
Program ini sendiri mendorong batasan lebih jauh. Dalam acara yang sama, pembawa acara mengundang Milla untuk memotret potongan karton Joan Garcia.
Permainan ini memberikan skor tertinggi untuk pukulan di kepala yang dipotong.
Pertandingan hari Sabtu di Stadion RCDE sudah telah diklasifikasikan sebagai “berisiko tinggi”, sehingga memerlukan protokol keamanan tambahan.
Di antara langkah-langkah yang dipastikan adalah pemasangan jaring pengaman di belakang kedua gawang, yang bertujuan untuk melindungi Joan Garcia selama pertemuan tersebut.
Secara paralel, peringatan keras telah dikeluarkan minggu ini, mengingatkan para pendukung bahwa tindakan apa pun yang mengancam keselamatan atau ketertiban umum dapat mengakibatkan hukuman berat.
Penggemar dan anggota telah diberitahu bahwa denda dapat berkisar dari €150 hingga €650.000, yang menggarisbawahi betapa seriusnya situasi ini ditangani.












