FC Barcelona kembali beraksi di Eropa pada Selasa malam saat mereka menghadapi Eintracht Frankfurt pada Matchday 6 fase grup Liga Champions UEFA 2025/26.
Dengan dua kemenangan dan dua kekalahan dari lima pertandingan (1 seri), Barcelona berada di posisi ke-18 klasemen, membutuhkan banyak hal untuk mengamankan finis delapan besar.
Namun hal pertama yang harus dilakukan adalah tim Catalan harus memenangkan semua sisa pertandingan mereka, dimulai dengan pertandingan melawan Eintracht besok.
Tantangan besar menanti Joan Garcia
Namun hal itu tidak akan mudah karena penampilan Barcelona di Liga Champions, terutama dalam bertahan, belum cukup baik.
Oleh karena itu, kiper Joan Garcia akan menghadapi tantangan besar menjelang pertandingan hari Selasa melawan Eintracht Frankfurt, sorot AS.
Lagipula, Barca asuhan Hansi Flick tidak mencatatkan clean sheet dalam delapan pertandingan Liga Champions berturut-turut, dan selalu kebobolan di setiap pertandingan tersebut.
Sejak 9 April, ketika Barca mengalahkan Borussia Dortmund 4-0 di leg pertama perempat final musim lalu, mereka belum mencatatkan clean sheet di Eropa. Mereka telah memainkan delapan pertandingan berturut-turut tanpa mematikan lawan.
Perjalanan tersebut dimulai dengan kekalahan pada leg kedua di Dortmund (3-1), diikuti dengan semifinal melawan Inter (3-3 dan 4-3). Pada musim ini, urutannya berlanjut di Newcastle United (1-2), PSG (1-2), Olympiacos (6-1), Club Brugge (4-4) dan Chelsea (3-0).
Perlu dicatat, Garcia mengakhiri laga melawan Real Betis dengan pukulan keras yang memaksanya meninggalkan Estadio La Cartuja dengan kondisi tertatih-tatih.
Namun, kiper berusia 24 tahun itu berlatih normal hari ini di sesi terakhir jelang laga melawan Eintracht Frankfurt di Camp Nou. Pemain Spanyol itu sudah pulih sepenuhnya dan tersedia untuk pelatih.
Setelah mencatatkan empat clean sheet di La Liga musim ini, Garcia kini menargetkan satu clean sheet di Liga Champions dengan tujuan mengakhiri laju delapan pertandingan Barcelona tanpa satu pun clean sheet.












