Barcelona mungkin terpaksa memikirkan kembali perencanaan olahraga dan keuangan mereka setelah muncul kekhawatiran baru seputar masa depan Marc-Andre ter Stegen.
Menurut laporan dari SPORT, cedera yang dialami kiper asal Jerman baru-baru ini telah memperumit situasi yang sudah sulit bagi semua pihak yang terlibat.
Ter Stegen, yang saat ini dipinjamkan ke Girona, mengalami kemunduran serius yang diperkirakan akan membuatnya absen antara tiga hingga empat bulan.
Batas waktu tersebut saja sudah cukup untuk mengganggu peta jalan Barcelona untuk musim panas, karena klub tidak mengandalkan penjaga gawang sebagai bagian dari rencana jangka panjang mereka.
Apa ceritanya?
Ide Barcelona adalah agar Ter Stegen mendapatkan kembali ritme dan visibilitasnya di Girona, tampil konsisten, dan menggunakan momentum itu untuk kembali memasuki pasar menjelang musim depan.
Klub percaya skenario ini akan memungkinkan sang penjaga gawang menarik minat tim-tim papan atas, sekaligus menempatkan dirinya pada posisi yang kuat menjelang Piala Dunia mendatang bersama tim nasional Jerman.
Dari sudut pandang finansial, rencana tersebut masuk akal. Ter Stegen memiliki salah satu gaji tertinggi di skuad dan kontraknya berlaku hingga 2028.
Barcelona bahkan terbuka untuk memfasilitasi transfer gratis, asalkan klub yang cocok bersedia menerima gaji penuhnya.
Solusi itu akan menciptakan margin gaji yang berharga dan memudahkan penghitungan batas gaji musim depan.
Sekarang, dengan Ter Stegen absen selama berbulan-bulan, Barcelona khawatir akan sulit baginya untuk mendapatkan tawaran yang berarti dalam jangka pendek.
Jadi bagaimana sekarang?
Untuk saat ini, posisi klub adalah mendukung penuh sang kiper selama masa pemulihannya.
Diskusi mengenai masa depannya ditunda hingga ia dinyatakan sembuh secara medis dan dapat kembali beraksi di kompetisi.
Pengakhiran kontraknya telah dikesampingkan secara internal, karena tidak akan memberikan keuntungan finansial bagi Barcelona.
Ke depan, kemungkinan besar Ter Stegen setidaknya akan melapor untuk pramusim bersama Barcelona.
Meskipun perannya telah berubah setelah penandatanganan Joan Garcia, kesinambungannya tidak sepenuhnya mustahil.
Pasalnya, pemain Jerman itu sudah menunjukkan penerimaan peran sekunder dan secara konsisten menyatakan keinginannya untuk tetap bertahan di Barcelona.












