Home Politic dihadapkan pada minimnya toilet umum, apa solusinya?

dihadapkan pada minimnya toilet umum, apa solusinya?

23
0


Satu toilet umum untuk rata-rata 4.500 penduduk adalah pengamatan menyedihkan yang dilakukan di Perancis oleh asosiasi Akademi Air pada tahun 2020, dengan kesenjangan yang signifikan di seluruh wilayah metropolitan. Jika Paris, misalnya, memiliki satu instalasi untuk 3.100 penduduk, maka Marseille memecahkan rekor menyedihkan dengan hanya satu toilet untuk 48.000 penduduk. Menurut sosiolog Julien Damon, penulis Toilet umum, esai tentang fasilitas perkotaan (Les Presses de Sciences Po), jumlah mereka bahkan terbagi empat dalam 50 tahun di Prancis. Namun pemerintah kota mengorganisir diri mereka sendiri untuk mengisi kesenjangan ini dan menawarkan setiap orang kesempatan untuk memenuhi kebutuhan alami mereka secara gratis.

Di Nancy, Pemerintah Kota telah memutuskan untuk menyediakan semua toilet di gedung-gedung publik dan menjalin kemitraan dengan para pedagang sehingga mereka membuka toilet tanpa kewajiban untuk mengkonsumsi. “Ini adalah masalah kesehatan masyarakat, kebersihan dan martabat. Ini adalah hak dasar yang sangat penting,” protes Marc Tenenbaum, wakil walikota yang bertanggung jawab atas tindakan pencegahan dan kesehatan masyarakat. Dokter umum tersebut, yang masih bekerja pada usia 70 tahun, menjelaskan: “Kami tidak dapat membayangkan jumlah orang yang membutuhkan akses cepat dan sering ke toilet: orang lanjut usia, penyandang disabilitas, wanita hamil, juga orang jalanan. » Dan dokter tersebut menambahkan: “Kita masih memiliki populasi yang semakin menua dan kami sedang mengetahui sejauh mana keadaan darurat dapat terjadi. »

Kotamadya Nancy menandatangani perjanjian pada tahun 2023 dengan AFA Crohn RCH France, sebuah asosiasi yang mendukung orang-orang yang menderita penyakit radang usus kronis (Mici) untuk memfasilitasi akses ke sekitar empat puluh bisnis bagi pemegang kartu “Urgence Toilettes”, seperti sekitar sepuluh kota di Prancis termasuk Le Havre, Montreuil dan Saint-Étienne yang baru-baru ini ditandatangani. Dan pada tanggal 31 Juli, prefektur Meurthe-et-Moselle memilih untuk melangkah lebih jauh dengan menyediakan akses toilet di 11 gedung kota, seperti Balai Kota di Place Stanislas yang terkenal, atau Museum Seni Rupa. Selanjutnya, setelah melakukan kampanye door-to-door, Nancy menjalin kemitraan dengan para pedagang agar mereka dapat menerima siapa saja yang ingin menggunakan toiletnya secara gratis. Sebelas perusahaan memberikan respons positif sejak akhir musim panas 2025: restoran, serta agen real estate atau pusat perbelanjaan.

Kebersihan, data penting

Untuk menjaga kebersihan toiletnya, Kota Nancy, seperti banyak kota lainnya, telah mendelegasikan pengelolaan pembersihan kepada perusahaan swasta. Persoalan penting karena selain jumlah toilet yang dapat diakses, kondisi toilet juga bisa menjadi hal yang memprihatinkan. Oleh karena itu, sebuah penelitian yang diterbitkan pada November 2025 oleh Essity menunjukkan bahwa 82% masyarakat Prancis mengkhawatirkan kebersihan di tempat umum dan satu dari dua orang menghindari penggunaan toilet umum karena kondisi tersebut.

.

Menghadapi kekurangan fasilitas umum, anggota parlemen LFI François Piquemal mengajukan rancangan undang-undang pada tanggal 21 November 2023 yang bertujuan khususnya untuk menjamin toilet umum bagi 2.500 warga serta akses gratis mereka ke fasilitas sanitasi di gedung-gedung yang terbuka untuk umum. Permintaan ini belum masuk dalam agenda Parlemen.

Survei Essity France 2025, dilakukan terhadap 11.500 orang di 11 negara.



Source link