Penggemar sepak bola di seluruh dunia telah menantikan salah satu pertandingan internasional paling menarik dalam beberapa tahun terakhir – Lamine Yamal melawan Lionel Messi.
Pertemuan Spanyol dan Argentina di Finalissima menarik minat yang sangat besar sejak kedua tim mengamankan gelar kontinentalnya.
Spanyol mendapatkan tempat mereka dalam pertandingan antarbenua setelah memenangkan UEFA Euro 2024, mengalahkan Inggris 2-1 di final.
Sementara itu, Argentina memastikan keikutsertaannya usai mengangkat trofi Copa América dengan mengalahkan Kolombia 1-0 di perpanjangan waktu.
Dengan hasil tersebut, dunia sepak bola langsung memimpikan bentrokan simbolis antara dua generasi: Messi yang legendaris dan bintang Barcelona yang sedang naik daun, Yamal.
Rencana awal menempatkan pertandingan di Qatar
Awalnya, pihak penyelenggara mengonfirmasi bahwa Finalissima akan dipentaskan di Stadion Lusail di Qatar.
Stadion ini telah menjadi tuan rumah pertandingan besar selama Piala Dunia FIFA 2022, menjadikannya tempat yang logis untuk acara sepak bola global lainnya.
Pertandingan tersebut dijadwalkan pada 27 Maret, dan persiapan telah dilakukan untuk menjadi tuan rumah pertemuan yang sangat dinantikan di Doha.
Namun, peristiwa global segera memaksa penyelenggara untuk mempertimbangkan kembali rencana tersebut.
Kekuatan konflik datang dan berubah
Konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah membuat semakin sulitnya menggelar pertandingan dengan aman di Qatar. Akibatnya, Federasi Sepak Bola Kerajaan Spanyol mulai menjajaki opsi alternatif.
Laporan kemudian mengkonfirmasi bahwa pertandingan tersebut kemungkinan akan dipindahkan dari Doha karena situasi yang tidak stabil di wilayah tersebut.
Menurut informasi yang dibagikan oleh Cadena COPE, Finalissima kini akan dimainkan di Eropa.
Santiago Bernabeu muncul sebagai pendatang baru
Beberapa stadion di seluruh Eropa dipertimbangkan untuk acara tersebut, namun banyak yang tidak tersedia karena ada pertandingan internasional yang dijadwalkan pada akhir pekan yang sama.
Setelah berdiskusi antara pihak-pihak yang terlibat, Santiago Bernabeu di Real Madrid muncul sebagai venue paling cocok.
Awalnya, Argentina ragu memainkan pertandingan di Spanyol, karena akan memberikan keuntungan bagi tim Spanyol sebagai tuan rumah. Namun demikian, kesulitan logistik menyisakan sedikit alternatif yang bisa dilakukan.
Karena Bernabeu sekarang diperkirakan akan menjadi tuan rumah pertandingan tersebut, Finalissima dapat berlangsung di depan penonton yang memadati salah satu stadion sepak bola paling terkenal.
Jika semuanya berjalan sesuai rencana, para penggemar akan segera menyaksikan malam bersejarah di mana Yamal dan Messi berbagi panggung yang sama di Madrid.












