Barcelona mampu melaju ke perempatfinal Copa Del Rey berkat kemenangan 2-0 atas Racing Santander.
Kemenangan Barca menjadi minggu yang luar biasa bagi klub, terutama mengingat rival berat mereka, Real Madrid, juga tersingkir dari kompetisi ini dan sedang menghadapi krisis olahraga yang besar.
Namun, ada alasan lain untuk kegembiraan Barcelona, karena tim tersebut kini telah menyamai rekor bergengsi yang dipegang oleh Luis Enrique, yang kabarnya memainkan peran kunci dalam potensi kepindahan Dro ke PSG.
Barcelona asuhan Flick menyamai rekor Luis Enrique
Kemenangan atas Racing Santander berarti Barcelona kini telah merangkai 11 kemenangan beruntun di semua kompetisi.
Ini berarti tim Catalan, di bawah asuhan Hansi Flick, kini telah menyamai rekor yang dibuat oleh tim Barcelona asuhan Enrique selama meraih treble pada musim 2014/15.
Hal ini semakin mengesankan mengingat tim Barca yang dilatih Enrique memiliki beberapa pemain paling berbakat di dunia sepakbola, termasuk trio depan Lionel Messi, Luis Suarez, dan Neymar.
Bahkan di lini pertahanan dan lini tengah, Enrique memiliki kemewahan pemain seperti Andres Iniesta, Sergio Busquets, Ivan Rakitic, Gerard Pique, Jordi Alba dan Javier Mascherano, antara lain.
Sebaliknya, Flick harus bekerja keras untuk mengembangkan pemain Barcelona saat ini seperti Raphinha, Eric Garcia, dan Fermin Lopez. Ini jauh dari tim yang lengkap.
Namun, rekor 11 kemenangan beruntun pemain Jerman itu masih tertinggal jauh dari rekor sepanjang masa Barcelona yang saat ini dipegang oleh manajer Frank Rijkaard.
Di bawah asuhan pelatih asal Belanda itu, tim Barcelona musim 2005/06 mampu merangkai 18 kemenangan beruntun.
Sejauh menyangkut La Liga, Flick mendekati rekor Barcelona yang dipegang oleh Pep Guardiola, yang berhasil membawa tim meraih 16 kemenangan berturut-turut selama kampanye 2010/11. Namun, rekor absolut dipegang oleh Carlo Ancelotti dari Real Madrid, dengan 22 kemenangan.












