Kemenangan 2-0 Barcelona atas Espanyol akhir pekan lalu membawa makna yang jauh lebih besar dari sekedar kembalinya Joan Garcia secara emosional ke Stadion RCDE.
Menariknya, hasil tersebut juga membawa Hansi Flick menyamai rekor kemenangan beruntun terbaiknya di La Liga sejak menangani Barcelona.
Kemenangan itu menandai kemenangan liga kesembilan berturut-turut Barcelona, menyamai rekor yang diraih Flick antara Januari dan Maret 2025.
Artinya jika Blaugrana berhasil mengalahkan Real Sociedad pada 18 Januari, pelatih asal Jerman itu akan menetapkan tolok ukur pribadi baru di klub.
Bentuk yang kuat
Momentum liga Barcelona saat ini sungguh luar biasa.
Menyusul kekalahan 1-2 dari Real Madrid di Santiago Bernabeu, tim asuhan Flick merespons dengan cara yang paling meyakinkan dengan memenangkan setiap pertandingan liga sejak saat itu.
Pemulihan dimulai dengan kemenangan terkendali 3-1 atas Elche, sebelum Barcelona mulai bermain dengan otoritas menyerang.
Mereka mengalahkan Celta Vigo 4-2 dan mengalahkan Athletic Club 4-0, menunjukkan bakat dan efisiensi yang kejam.
Kemenangan 3-0 selanjutnya atas Elche memperkuat dominasi mereka.
Bulan Desember terbukti sama produktifnya. Barcelona membuka bulan dengan kemenangan 3-1 atas Atletico Madrid, diikuti dengan kemenangan besar melawan Real Betis, Osasuna, dan Villarreal.
Keberhasilan terbaru melawan Espanyol melengkapi sembilan pertandingan beruntun dan mengukuhkan posisi Barcelona di puncak klasemen.
Di luar angka-angka tersebut, perasaan di sekitar klub adalah rasa percaya diri dan kejelasan.
Untuk saat ini, La Liga sempat dikesampingkan karena Barcelona mengalihkan perhatiannya ke Piala Super Spanyol.
Ini merupakan peluang nyata pertama musim ini untuk mengangkat trofi dan semakin memvalidasi kemajuan yang dicapai di bawah Flick.
Dengan momentum di pihak mereka, Blaugrana menuju kompetisi dengan tekad untuk terus memacu kecepatan dan terus memberikan kegembiraan kepada para pendukung mereka.












