Jules adalah ayah dari seorang anak berusia 3 tahun. Putranya masuk taman kanak-kanak pada usia 11 tahune distrik ibukota. Sebuah distrik yang sangat terkena dampak kasus kekerasan seksual yang diduga dilakukan oleh para pemimpin sepulang sekolah. “Bersama rekan saya, kami beruntung sekolah kami tidak terkena dampaknya, namun yang jelas berita buruk ini adalah cikal bakal komitmen kami.” Selasa, 16 Desember ini, Jules datang untuk mendukung para pelaku ekstrakurikuler yang memperjuangkan kondisi kerja yang lebih baik dan pengakuan atas profesinya.
Di depan mikrofon, di depan ribuan demonstran, serikat buruh bergiliran. “Bagi sebagian besar orang, kami adalah rekan kerja yang sempurna, kami harus menjalin hubungan dengan keluarga karena…












