Api menyebar sangat cepat pada hari Minggu ini, sekitar pukul 03:45, di klub malam K Club di Kehl, yang terletak di distrik Ortenau, di perbatasan Perancis-Jerman tidak jauh dari Strasbourg.
Sekitar 750 orang yang berada di klub malam saat kejadian telah dievakuasi. Beberapa orang, tertegun, tetap membeku di depan gedung yang terbakar, merekam kejadian tersebut dengan ponsel pintar mereka. Yang lainnya buru-buru meninggalkan lokasi kejadian dengan kendaraan mereka.
Di tempat kejadian, kesaksian keheranan berlipat ganda. Remaja putri yang ditemui di luar gedung mengatakan: “Kami sedang menari ketika peringatan diberikan. Saat kami menuju pintu keluar, kami melihat beberapa gadis yang rambutnya terbakar.”
“Staf mengelolanya dengan sangat baik”
Pada jam 8 pagi hari Minggu ini, hampir 80 petugas pemadam kebakaran dari Kehl, Offenburg dan komunitas sekitarnya masih berada di lokasi.
Beberapa meter dari klub, di mana asap putih tebal terus keluar, Mathéo, Melissa, dan Justine sedang melakukan pemanasan di belakang mobil polisi Jerman. Kendaraan mereka diblokir sementara petugas pemadam kebakaran turun tangan.
Berbalut selimut, mereka menceritakan momen ketika malam sudah tak terkendali. “Tiba-tiba kami mendengar, ada kebakaran! Ada beberapa pengumuman dalam bahasa Jerman, Perancis dan Inggris yang meminta kami untuk mengungsi. Staf mengaturnya dengan sangat baik. Mereka meyakinkan kami. Evakuasi terjadi sangat cepat. Staf ada di sana untuk memandu semua orang,” apresiasi pemuda Haguenovians. “Tidak ada kepanikan atau terinjak-injak. Jujur saja, mereka hebat.”
Tiga orang mendukung
Tiga orang dirawat oleh layanan darurat. Bukan karena mereka terluka akibat kebakaran, namun karena “keadaan stres”, lapor kantor pers Jerman DPA. Oleh karena itu, ketiga pengunjung pesta tidak dibawa ke rumah sakit.
Wawancara saksi sedang dilakukan untuk mengetahui penyebab kebakaran ini, yang hingga saat ini masih belum dapat dijelaskan. Tidak ada perkiraan kerusakan yang dapat dibuat. Petugas pemadam kebakaran dan polisi untuk saat ini tidak dapat memasuki gedung yang mampu menampung hingga 1.500 orang dan memiliki 400 kursi itu.
Menurut polisi, bangunan di sekitarnya tidak terancam kebakaran. Namun, pengalihan lalu lintas dilakukan di sekitar lokasi kejadian selama intervensi berlangsung.
Banyak orang dari Strasbourg
Klub malam ini berspesialisasi dalam musik hip-hop dan afro, kata DPA. Acara ini sering menyambut penonton dari Alsace dan khususnya dari Strasbourg, kota terdekat di Prancis.
Peristiwa ini mengingatkan kita pada tragedi yang terjadi pada tanggal 31 Desember di resor Crans-Montana di Swiss. Kebakaran kemudian terjadi di sebuah bar, Konstelasimenyebabkan kematian 41 orang dan melukai puluhan lainnya.












