
Lalu lintas pagi ini sangat terganggu di jalan raya Delmas, di mana pengemudi angkutan umum mendirikan barikade antara Delmas 32 dan Delmas 48 untuk mengecam kenaikan harga bahan bakar.
Berdasarkan beberapa kesaksian, pengemudi terpaksa menghentikan kendaraannya, sedangkan penumpang terpaksa keluar untuk menghalangi jalan. Aksi ini bertujuan untuk menarik perhatian pihak berwenang terhadap situasi yang dianggap tidak dapat dipertahankan oleh para demonstran.
Kelompok yang terakhir ini percaya bahwa harga bahan bakar saat ini jauh melebihi kemampuan keuangan mereka, dan bahkan menyatakan bahwa satu galon tidak boleh melebihi upah minimum. Mereka mengecam apa yang mereka anggap sebagai kurangnya tanggung jawab pihak berwenang dalam menghadapi krisis ini dan menyerukan masyarakat untuk melakukan mobilisasi guna memberikan tekanan pada pemerintah.
Meskipun mengakui bahwa kenaikan harga bahan bakar merupakan bagian dari konteks internasional, para pengunjuk rasa berpendapat bahwa negara Haiti harus mengambil tindakan untuk melindungi warga negaranya, khususnya melalui penetapan subsidi.
Hal ini juga memerlukan mekanisme penyesuaian harga berdasarkan fluktuasi pasar global. Dengan tidak adanya jawaban konkrit, mereka memperingatkan bahwa gerakan pemblokiran dapat terus berlanjut dalam beberapa hari mendatang.
Artikel serupa












