Prancis memiliki sekitar 35.000 walikota. Pada bulan Maret, Perancis akan memilih siapa yang akan memimpin komune mereka selama enam tahun. Dipilih oleh dewan kota, walikota adalah agen eksekutif otoritas lokal dan perwakilan Negara. Tapi apa perannya?
Walikota melaksanakan keputusan dewan kota, kepada siapa dia harus melapor. Dia memberikan penghargaan kepada pasar, menandatangani kontrak, menyiapkan dan mengusulkan anggaran, mengatur pengeluaran dan mengelola aset kota. Walikota juga mengeluarkan keputusan kota dan mewakili kotamadya di pengadilan. Dialah pula yang memutuskan, misalnya, pendirian atau pendirian sekolah di kotamadya, sedangkan pembukaan dan penutupan kelas tergantung pada pendidikan nasional.
Keselamatan, kesehatan, ketenangan
Kepala pemerintahan kota, walikota memiliki kekuasaannya sendiri. Bertanggung jawab untuk menjamin terpeliharanya ketertiban umum, yaitu keamanan, kesehatan dan ketentraman. Untuk melakukan ini, ia memiliki kekuasaan polisi administratif, yang dijalankan di bawah kendali prefek dan hakim. Ini menetapkan perintah polisi yang melarang, mengatur atau memerlukan izin untuk kegiatan tertentu. Petugas polisi kota bertanggung jawab untuk menegakkan perintah ini, misalnya berkaitan dengan lalu lintas (penutupan jalan, pengalihan, dll.), parkir, kebisingan, atau bahkan perlawanan terhadap kondisi yang tidak sehat (pembersihan wajib), pengelolaan limbah, pembatasan penggunaan air, dll.
Kekuasaan polisi walikota telah diperkuat. Sejak tahun 2019, perwakilan pemerintah kota dapat mengenakan sanksi keuangan jika terjadi ketidakpatuhan terhadap keputusan penutupan tempat usaha yang dibuka untuk umum atau karena membuat bangunan yang tidak teratur menjadi patuh.
Status sipil dan petugas polisi yudisial
Walikota juga merupakan agen negara. Di bawah wewenang prefek, dia bertanggung jawab atas penerbitan dan pelaksanaan undang-undang dan peraturan, untuk menyelenggarakan pemilihan umum di tempat pemungutan suara di kotamadya dan untuk melaksanakan sensus. Di bawah wewenang jaksa penuntut umum, ia juga merupakan pejabat sipil dan polisi yudisial. Ia menerima akta kelahiran, merayakan pernikahan, dan membuat akta kematian.
Di kota-kota dimana rencana kota setempat telah diadopsi, walikota juga menerbitkan izin mendirikan bangunan atas nama kotamadya.












