Home Sports Laporta diperkirakan akan memberikan balasan yang berapi-api atas serangan terbaru presiden Real...

Laporta diperkirakan akan memberikan balasan yang berapi-api atas serangan terbaru presiden Real Madrid terkait kasus Negreira

168
0


Sebelumnya hari ini, presiden Real Madrid Florentino Perez melancarkan serangan baru terhadap FC Barcelona atas kasus Negreira.

Teh Merengue Chief menuding tidak hanya Barca tetapi juga La Liga dan Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) atas sikap pasif mereka terhadap masalah ini.

“‘Kasus Negreira’ adalah kasus paling serius dalam sepak bola saat ini. Kita tahu bahwa lebih dari 8 juta euro dibayarkan untuk laporan teknis wasit. Dan yang lebih parah lagi, para pelatih bahkan tidak pernah menerimanya,” katanya.

“Siapa yang bisa percaya bahwa laporan-laporan ini, yang bahkan tidak diketahui oleh para pelatih, ternyata dibayar? Ini menyoroti perlunya perubahan radikal.”

Melanjutkan, dia menambahkan: “Ada kemungkinan beberapa klub terdegradasi akibat kasus Negreira. Sepak bola kami telah rusak, dan keadilan harus ditegakkan.”

Laporta diharapkan bisa memberikan respons yang pas

Kini, menurut AS, presiden Barcelona Joan Laporta diperkirakan akan memberikan respons ‘berapi-api’ terhadap serangan Perez pada Kamis nanti.

Barcelona telah mengundang semua skuat dari bagian profesional klub untuk menghadiri jamuan makan malam Natal tradisional pada Kamis ini, 18 Desember, di Palau Blaugrana.

Hubungan antara Barcelona dan Real Madrid berada pada titik terendah. (Foto oleh THOMAS COEX/AFP melalui Getty Images)

Acara tersebut akan dipimpin oleh Laporta, yang sudah memperhatikan pemilu yang dijadwalkan tahun depan.

Ada harapan besar seputar pidato yang akan disampaikan oleh presiden Barca, bukan hanya karena pemilu yang akan datang, namun juga serangan baru-baru ini dari Real Madrid, yang telah mengubah kasus Negreira menjadi senjata pilihan mereka melawan Blaugrana.

Dalam beberapa tahun terakhir, pidato Laporta pada jamuan makan malam Natal mempunyai dampak yang besar karena waktu dan keadaan di sekitarnya.

Dua tahun lalu, pada Desember 2023, Laporta memanfaatkan kesempatan itu untuk menyerukan persatuan dan dukungan tanpa syarat kepada pelatih kepala Xavi Hernandez, yang mulai mendapat kritik serius dari lingkungan.

Satu tahun kemudian, pada bulan Desember 2024, dan dengan absennya tim bola basket karena bermain keesokan harinya di Bologna, Laporta berbicara kepada para profesional klub dengan intensitas yang sama, meminta mereka untuk menjadikan kemenangan sebagai kebiasaan.

Tahun ini, pidatonya diperkirakan akan lebih dipolitisasi, dengan lebih banyak merujuk pada oposisi pemilu dan Real Madrid.



Source link