Joan Laporta, presiden FC Barcelona, berbicara tentang Lionel Messi selama itu Foros de Vanguardia peristiwa.
Presiden Barca menghindari spekulasi tentang kemungkinan kembalinya bintang Argentina itu ke klub dan mengulangi niatnya untuk memberinya penghormatan terbesar dalam sejarah klub.
Sebagai permulaan, Laporta meremehkan laporan tentang keretakan hubungan antara dirinya dan pemenang Ballon d’Or delapan kali itu karena kepergiannya pada tahun 2021.
“Orang-orang bisa memahami satu sama lain dengan berbicara. Saya tidak melihat ada masalah,” katanya.
Menguraikan rencana penghormatan kepada Messi, Laporta menambahkan: “Kami telah berpikir untuk memberinya penghormatan terindah yang pernah diberikan, dan sebuah patung bersama para pemain yang telah membuat sejarah.”
“Kubala, Cruyff, Messi, dan Ronaldinho juga muncul dalam pikiran. Leo telah mendefinisikan sebuah era dan merupakan pemain terbaik dalam sejarah dan dalam sejarah Barca,” dia berkomentar.
Terkait kemungkinan bintang asal Argentina itu bisa melakukan ‘tarian terakhir’ sebagai pemain di Spotify Camp Nou baru, sang presiden menghindari spekulasi.
“Saya tidak akan mengobarkan kontroversi atau spekulasi tentang hal-hal yang tidak realistis. Setiap orang berhak berpendapat. Leo akan selalu ada dalam memori kolektif fans Barcelona. Leo punya kontrak dengan klub sepak bola,” Laporta mencatat.
Mengenai rencana penghormatan, presiden Barcelona berharap hal itu terjadi setelah Spotify Camp Nou dibuka kembali sepenuhnya, sehingga lebih dari 100.000 penggemar dapat memberi penghormatan kepada sang legenda.
“Penghormatan harus dilakukan pada saat kita bisa berterima kasih atas semua yang telah dia lakukan untuk Barca. Sebuah penghormatan di Camp Nou yang penuh, dengan 105.000 penggemar Barca berterima kasih kepada Messi atas semua yang telah dia lakukan untuk klub, bisa menjadi hal yang indah,” katanya.
Sumber: Mundo Deportivo












