Kampanye pemilihan presiden di Barcelona telah resmi dimulai, dan ketegangan politik seputar klub sudah meningkat.
Presiden dan kandidat saat ini Joan Laporta telah menyampaikan pesan kuat yang ditujukan langsung kepada kandidat saingannya Victor Font, menuduhnya merusak citra klub dan membahayakan proyek olahraganya.
Laporta tak bisa menahan diri saat angkat bicara soal komentar Font yang baru-baru ini dilontarkan terkait kasus Negreira.
Dia mengkritik rivalnya atas apa yang dia yakini sebagai pernyataan yang merusak klub.
“Menggambarkan Barca seperti yang dilakukan Victor Font telah membuatnya menjadi corong kampanye kotor terburuk terhadap Barca sepanjang sejarahnya, sebuah kampanye yang diluncurkan oleh media sayap kanan dan fans Real Madrid.
“Saya meminta dia meminta maaf kepada semua fans Barca. Dia tidak bisa dibiarkan menggambarkan Barca seperti yang telah dia lakukan. Itu tidak bisa diterima,” Laporta dimulai.
Serangan pada Font
Bagi Laporta, pemilu bukan tentang memilih presiden baru, melainkan tentang melindungi arah yang diambil klub dalam beberapa tahun terakhir.
Ia yakin struktur olahraga saat ini telah menempatkan Barcelona di jalur yang benar dan memperingatkan bahwa perubahan kepemimpinan dapat mengancam kemajuan tersebut.
“Satu-satunya risiko terhadap proyek Barca saat ini, dengan tim hebat yang dicintai semua orang, adalah Victor Font. Kami senang dengan Hansi Flick dan penggemar Barca senang dengan dia.
“Dan bersama Deco, mempertahankan skuad yang kami miliki yang telah diperbarui hingga tahun 2030. Kami membangun masa depan, mungkin masa lalu diwakili oleh kandidat lain.”
Laporta juga mengkritik strategi kampanye Font, menuduhnya memberikan kritik daripada ide konkret untuk masa depan klub.
“Saya tidak melihat adanya usulan darinya karena dia telah mengabdikan dirinya untuk menghasut dengan kebohongan dan menghalanginya. Yang dia lakukan hanyalah menyangkal bukti.
“Penggemar Barca tidak pantas menerima apa yang dia lakukan. Dia berdedikasi untuk meremehkan para eksekutif dan pekerja klub, yang merupakan arsitek dari keputusan sukses dewan,” jelas Laporta.
Dia tidak berhenti
Font sebelumnya menyatakan bahwa Laporta mewakili “Barcelona masa lalu.”
Laporta menolak keras gagasan itu dan menegaskan bahwa kepemimpinannya telah membantu menciptakan landasan bagi masa depan klub.
“Apa yang telah kami lakukan adalah kenyataan dan merupakan masa depan Barca. Ini adalah La Masia, sebuah proyek olahraga yang berhasil.
“Kita berbicara tentang Flick di bangku cadangan dan Deco di kantor, dengan pemain yang telah berlatih di rumah dan pemain lain yang masuk dan tampil baik.
“Kami telah membangun masa depan Barca. Kami membela Barca agar tidak jatuh ke tangan orang-orang yang mampu menghancurkan kesuksesan di masa lalu, Barca di bawah Guardiola, dan Barca di Rijkaard.”
Karena itu, Laporta juga memastikan akan memperkenalkan lima wajah baru ke dalam dewan direksinya, yakni Carme Hortala, Xavier Barniol, Carles Ayats, Jaume Santiveri, dan Jaume Nicolas.
Di sisi lain, benteng seperti Maria Elena Fort, Antonio Escudero, Ferran Olive, Joan Soler, Xavier Puig, Miquel Camps, Aureli Camps, Xavier Barbany, Josep Maria Albert dan Miquel Camps akan tetap ada.
Sumber: OLAHRAGA












