Home Politic lebih dari 1.000 kematian saat menunggu evakuasi medis sejak Juli 2024

lebih dari 1.000 kematian saat menunggu evakuasi medis sejak Juli 2024

42
0


Lebih dari 1.000 orang meninggal antara Juli 2024 dan akhir bulan lalu di Jalur Gaza saat menunggu evakuasi medis, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan pada hari Jumat.

“Tepatnya 1.092 pasien” menurut kepala WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, memperkirakan bahwa angka dari Kementerian Kesehatan Gaza “mungkin diremehkan”. “Sejak Oktober 2023, WHO dan mitranya telah mengevakuasi lebih dari 10.600 pasien dengan kondisi kesehatan serius dari Gaza, termasuk lebih dari 5.600 anak-anak yang memerlukan perawatan intensif,” tambah ketua WHO tersebut.

Tedros juga menyerukan “lebih banyak negara untuk menerima pasien dari Gaza dan menyerukan pemulihan evakuasi medis ke Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur.” “Hidup bergantung padanya,” desaknya.

30 negara menyambut pasien Gaza

Setelah lebih dari dua tahun perang antara Israel dan gerakan Islam Palestina Hamas, gencatan senjata yang rapuh mulai berlaku pada 10 Oktober di bawah tekanan Amerika Serikat, namun evakuasi medis masih dilakukan secara samar-samar.

Beberapa minggu lalu, WHO mengindikasikan bahwa lebih dari 16.500 warga Gaza masih menunggu evakuasi medis darurat. Namun seorang pejabat Médecins Sans Frontières (MSF) mengindikasikan pada awal Desember bahwa angka-angka ini hanya memperhitungkan pasien yang terdaftar secara resmi, dan bahwa jumlah pasien yang menunggu sebenarnya jauh lebih tinggi.

Hingga saat ini, lebih dari 30 negara telah menerima pasien dari Gaza, namun hanya sedikit, termasuk Mesir dan Uni Emirat Arab, yang menerima pasien dalam jumlah besar, menurut MSF.



Source link