Rafael Marquez, legenda Barcelona, saat ini menjabat sebagai asisten pelatih timnas Meksiko.
Namun, setelah Piala Dunia FIFA 2026 berakhir, mantan bek Barcelona itu akan menggantikan Javier Aguirre sebagai pelatih kepala tim Meksiko.
Hal itu tertuang dalam kontrak Marquez, sebagaimana dikonfirmasi federasi sepak bola Meksiko. Sedangkan bagi Marquez, ia menganggap kesempatan melatih Meksiko sebagai platform ideal untuk menunjukkan kehebatan taktisnya.
Marquez mengincar peran di Barcelona
Bahkan, belakangan Marquez mengaku meski fokus sukses bersama tim Meksiko, tujuan jangka panjangnya adalah bergabung dengan Barcelona.
“Saya tidak akan meremehkan nilai tim nasional dan pekerjaan yang dapat Anda lakukan di Piala Dunia, yang disaksikan seluruh dunia,” katanya (h/t Diario AS), menyoroti ruang lingkup peluang Meksiko.
“Baik sebagai asisten pelatih saat ini maupun sebagai pelatih pada siklus Piala Dunia berikutnya, itulah penampilan utama saya,” dia menambahkan.
Dengan hampir 250 penampilan kompetitif untuk Barcelona, Marquez dianggap sebagai salah satu bek Barcelona tidak lebih dari satu setengah dekade lalu.
Sejak itu, legenda Meksiko itu terus menjalin hubungan dekat dengan Barcelona, bahkan melatih tim Barça Atletic selama dua tahun antara tahun 2022 hingga 2024, sebelum tiba-tiba meninggalkan tim tersebut.
Kini, mantan bek tersebut mengincar posisi teratas di Barcelona, meskipun ia memiliki jangka waktu yang lebih panjang dan peluang apa pun mungkin tidak akan datang setidaknya sebelum ajang internasional besar berikutnya.
Meski demikian, Marquez jelas tertarik dengan peluang Barcelona, dengan menyatakan, “Saya yakin jika saya melakukan pekerjaan dengan baik, saya bisa mendapat peluang di Barcelona.”












