Barcelona mengalami kemunduran serius pada tahap penting musim ini, dengan Frenkie de Jong absen selama lima hingga enam minggu ke depan karena cedera otot betis kanan.
Absennya gelandang Belanda ini terjadi pada saat klub sedang berjuang di berbagai lini, dan hal itu memaksa Hansi Flick untuk sekali lagi memikirkan kembali struktur lini tengah pilihannya.
Waktunya sangat buruk. Saat Pedri telah kembali bugar dan siap mengambil peran utama lagi, De Jong juga absen.
Flick sekarang mendapati dirinya tanpa salah satu lini tengah terpentingnya, dan dengan pertandingan besar yang akan datang, pelatih asal Jerman itu harus segera mencari alternatif yang dapat diandalkan.
Khususnya, ini bukan pertama kalinya Barcelona harus menghadapi tanpa De Jong musim ini. Gelandang tersebut telah melewatkan 14 pertandingan karena berbagai alasan di awal musim.
Selama periode tersebut, Flick bereksperimen dengan beberapa kombinasi di lini tengah. Kini, ia mungkin harus meninjau kembali beberapa solusi tersebut atau bahkan memperkenalkan sesuatu yang baru.
Casado dan Pedri – Yang paling banyak digunakan
Solusi yang paling sering dilakukan Flick ketika De Jong tidak tersedia adalah memasangkan Marc Casado dengan Pedri.
Kombinasi ini digunakan dalam pertandingan liga melawan Levante, Valencia, Osasuna, dan Girona, serta dalam pertandingan Liga Champions melawan Olympiacos.
Casado menjadi pengganti utama Flick untuk De Jong, terutama di awal musim.
Namun, sebagian besar penampilan tersebut terjadi beberapa bulan lalu, dan tuntutan musim saat ini mungkin memerlukan keseimbangan yang sedikit berbeda.
Sementara itu, dengan Pedri yang kini sudah fit sepenuhnya, pasangan ini langsung menjadi solusi paling natural kembali.
Eric dan Pedri
Solusi lain yang sebelumnya digunakan Flick adalah memindahkan Eric Garcia ke lini tengah bersama Pedri.
Setelah awalnya lebih menyukai Casado, sang pelatih memasangkan Eric Garcia dengan Pedri dalam poros ganda, dan langkah tersebut berhasil dengan baik.
Pemain serba bisa asal Spanyol itu menunjukkan kualitasnya dengan masuk ke lini tengah dan tampil penuh komposisi. Namun, keadaan telah berubah.
Dia kemudian kembali ke peran aslinya sebagai bek tengah dan menjadi tokoh kunci di jantung pertahanan.
Pada tahap ini, mengeluarkannya dari pusat pertahanan mungkin akan melemahkan area vital lainnya di lapangan.
Eric, Olmo dan Fermin
Ketika De Jong diskors melawan Athletic Club dan Pedri juga tidak bisa bermain, Flick mencoba pengaturan yang lebih menyerang.
Pada pertandingan tersebut, Eric Garcia ditempatkan lebih dalam, dengan Olmo dan Fermín bermain sedikit di depan.
Skorsing pemain Belanda itu melawan Kopenhagen membuat Flick mengulangi formula yang sama.
Pendekatan ini memberi Barcelona lebih banyak kreativitas di area depan namun juga menuntut disiplin yang kuat dari gelandang yang lebih dalam.
Itu adalah langkah yang menunjukkan Flick bersedia mengambil risiko yang diperhitungkan tergantung pada lawan dan konteks permainan.
Casado dan Bernal
Dalam pertandingan melawan Alaves di kandang dan tandang Racing Santander di Copa del Rey, Flick menaruh kepercayaannya pada pemain muda.
Casado dan Marc Bernal menjadi starter bersama di lini tengah, sementara Pedri dimasukkan di babak kedua di kedua pertandingan.
Pasangan ini mencerminkan kepercayaan pelatih terhadap bakat La Masia dan kesediaannya untuk melakukan rotasi bila diperlukan.
Bernal, khususnya, menunjukkan kedewasaan melebihi usianya, meskipun tekanan dari pertandingan yang menentukan dapat menguji kemitraan tersebut lebih jauh.
Casado, Olmo dan Fermin
Dalam pertandingan terakhir melawan Mallorca, dengan Pedri tidak tersedia dan De Jong hanya cukup fit untuk duduk di bangku cadangan, Flick memilih Casado sebagai poros bersama Olmo dan Fermin.
Ini adalah variasi lain yang menunjukkan betapa banyak solusi yang telah dieksplorasi pemain Jerman itu musim ini.
Setiap pengaturan menghadirkan keseimbangan yang sedikit berbeda antara kontrol, keamanan defensif, dan kebebasan menyerang.
Meskipun banyak kombinasi telah dicoba, masih ada kemungkinan yang belum dijelajahi. Bernal dan Pedri belum menjadi starter bersama di lini tengah.
Demikian pula, Olmo dan Fermin belum berbagi lapangan sebagai starter bersama Pedri.












