Home Sports Mauricio Pochettino memecah keheningan atas kembalinya Tottenham dengan komentar tiga kata |...

Mauricio Pochettino memecah keheningan atas kembalinya Tottenham dengan komentar tiga kata | Sepak Bola | Olahraga

3
0


Mauricio Pochettino telah berbicara tentang potensi kembalinya ke Tottenham (Gambar: (Foto oleh Julio Aguilar/Getty Images))

Mauricio Pochettino tampaknya tetap membuka opsi terkait potensi kembali ke Tottenham. Meski mantan manajer Spurs itu akan memandu Amerika Serikat melewati Piala Dunia di kandang mereka musim panas ini, masa depannya di luar turnamen tersebut masih belum pasti, dan dia tidak menolak untuk kembali ke Liga Premier dalam sebuah wawancara baru-baru ini.

Pochettino, yang melatih Spurs dari tahun 2014 hingga 2019, terus menikmati dukungan luar biasa dari para pendukung dan termasuk di antara banyak kandidat terkenal yang dikaitkan dengan posisi permanen. Klub saat ini berada dalam kekacauan dan berjuang melawan degradasi, dengan mantan bos Juventus Igor Tudor menggantikan posisi caretaker menyusul pemecatan Thomas Frank. Meski Pochettino bersiap untuk memimpin Amerika Serikat di Piala Dunia musim panas ini, dia tidak menolak untuk kembali ke mantan klubnya setelah turnamen tersebut.

Berbicara di radio Spanyol, dia menyatakan bahwa dia ‘terbuka untuk segalanya’ terkait masa depannya di ruang istirahat.

“Saya selalu dikaitkan (dengan klub), dengan Tottenham, sama seperti dulu saya dikaitkan dengan Espanyol, atau dengan klub lain,” kata Pochettino.

“Pada akhirnya, terutama karena masa lalu saya di klub-klub tersebut, ketika segala sesuatunya tidak berjalan baik, orang-orang cenderung menyerah pada emosi dan berkata: ‘Baik, bersama Mauricio kami memainkan sepakbola yang bagus’, atau apa pun itu.

“Tetapi tidak. Kami fokus pada Piala Dunia, pada Amerika Serikat. Kontrak saya berlaku hingga setelah Piala Dunia, jadi setelah itu kita lihat apa yang mungkin terjadi. Terbuka untuk segalanya, bukan?”

Tudor mengambil alih kendali awal bulan ini untuk sementara dengan tujuan tunggal mengamankan kelangsungan Liga Premier.

Dia mengambil alih jabatan Frank, yang dipecat awal bulan ini setelah hanya meraih dua kemenangan dari 17 pertandingan liga. Spurs juga gagal mencatatkan kemenangan pada tahun 2026.

Pastikan berita utama olahraga terbaru kami selalu muncul di bagian atas Pencarian Google Anda dengan menjadikan kami Sumber Pilihan. Klik di sini untuk mengaktifkan atau menambahkan kami sebagai Sumber Pilihan di pengaturan pencarian Google Anda.

Mantan bos Spurs itu berkomitmen di AS hingga Piala Dunia usai (Gambar: Getty)

Tren itu berlanjut akhir pekan lalu dengan kekalahan dari Arsenal di derby London utara, membuat mereka hanya unggul empat poin dari zona degradasi setelah West Ham bermain imbang dengan Bournemouth.

Pochettino tampaknya menjadi kandidat terdepan untuk menjadi pengganti permanen Frank, dengan Spurs membutuhkan seorang manajer yang mampu memberikan semangat kembali kepada para pendukungnya.

Meski gelar juara belum diraihnya, era Pochettino dikenang dengan penuh kasih sayang, setelah menjadi penantang kuat dalam dua kampanye gelar Premier League.

Klub ini juga melaju ke final Liga Champions pada tahun 2019, meski akhirnya gagal melawan Liverpool.

Pochettino pergi hanya beberapa bulan setelah final itu, dan Spurs beralih ke Jose Mourinho sebagai penggantinya. Nuno Espirito Santo, Antonio Conte, Ange Postecoglou dan Frank kemudian menjabat sebagai bos permanen.

Roberto De Zerbi, Robbie Keane dan Enzo Maresca muncul sebagai alternatif potensial selain Pochettino. Tokoh terkemuka lainnya, termasuk Julian Nagelsmann dan Carlo Ancelotti, mungkin tersedia setelah Piala Dunia.

OLAHRAGA EKSPRES DI FB! Dapatkan semua berita olahraga terbaik dan banyak lagi di halaman Facebook kami.





Source link