Jose Mourinho secara luas dianggap sebagai salah satu manajer paling sukses dalam sejarah, setelah mencapai kesuksesan besar dalam mengelola beberapa tim top dunia.
Mourinho populer di Spanyol, terutama karena masa jabatannya di Real Madrid dan musim 2011/12 yang memecahkan rekor. Los Blancos memenangkan 100 poin di liga.
Terlepas dari tugasnya di Real Madrid, akar kepelatihan Mourinho sebenarnya berasal dari Barcelona, yang awalnya ia tiba sebagai asisten Sir Bobby Robson pada tahun 1996. Mourinho tetap di Camp Nou hingga tahun 2000.
Mourinho ingin pergi lebih awal
Dalam wawancara baru-baru ini dengan Jogo de Palavra (h/t AS), Jose Mourinho mengungkapkan bahwa ia ingin meninggalkan Barcelona jauh lebih awal, namun langkah itu dihalangi oleh ayahnya.
“Saat saya menjadi asisten Barca, Braga menelepon saya. Saya memberi tahu ayah saya bahwa saya ingin pergi, tetapi dia mengatakan kepada saya untuk peka. Bahwa peluang saya akan datang, apakah itu Braga, Guimaraes, atau tim lain di Portugal,” katanya.
Mourinho memang sangat ingin mendapatkan pekerjaan pertamanya sebagai manajer setelah sempat menjabat sebagai asisten di Barcelona.
Meski demikian, juru taktik asal Portugal itu mengaku bersyukur telah mendengarkan nasehat sang ayah.
“Dia mengatakan kepada saya bahwa saya harus memanfaatkan sebagian besar waktu saya di Barca untuk mempelajari bagaimana rasanya melatih pemain-pemain hebat. Syukurlah saya mendengarkannya,” katanya.
Mourinho akhirnya mendapatkan pekerjaan manajerial pertamanya pada tahun 2000, ketika ia bergabung dengan SL Benfica sebagai pelatih kepala. Tapi tugas itu hanya bertahan sepuluh pertandingan.
Baru pada FC Porto pada tahun 2002, ahli taktik asal Portugal ini memberikan dampak nyata di pasar manajerial di Eropa.
Dia saat ini bertanggung jawab atas SL Benfica sekali lagi, baru-baru ini membantu Eagles mencapai babak playoff sistem gugur Liga Champions UEFA, hanya untuk dikalahkan oleh mantan klubnya, Real Madrid.
Mourinho sempat dikaitkan dengan potensi kembali ke Santiago Bernabeu pada musim panas, namun Real Madrid dikabarkan tidak tertarik dengan prospek tersebut.












