Ebrima Tunkara secara luas dianggap sebagai pemain besar berikutnya yang muncul dari FC Barcelona yang terkenal La Masia akademi muda.
Baru saja menginjak usia 16 tahun, gelandang serang serba bisa ini sudah menjadi pemain reguler tim Catalan Juvenil A (U19) dan bahkan telah menembus tim Barça Atletic.
Tunkara juga merupakan salah satu pemimpin tim nasional Spanyol U-17, dan saat ini sedang menjalani tugas internasional dalam kualifikasi kejuaraan Eropa U-17.
Tunkara membahas semua hal tentang Barcelona
Saat diwawancarai RFEF, Tunkara membahas kepindahannya ke Barcelona serta perkembangan kariernya sejauh ini.
Terbuka pada hari-hari awalnya di La MasiaWonderkid berusia 16 tahun ini mengaku awalnya tidak sepenuhnya menyadari besarnya apa yang diwakili Barcelona.
“Pada saat itu, saya tidak terlalu mengetahui apa itu Barca. Saya datang dari Afrika dan tidak tahu banyak. Saya pikir ini tentang masuk ke tim utama; Saya tidak tahu apa itu semua,” Tunkara mengakui.
Remaja tersebut juga mengakui bahwa percobaan awalnya di klub tidak berjalan lancar karena berbagai faktor, dengan mengatakan:
“Kami pergi ke sana, saya melakukan uji coba, dan tidak berjalan dengan baik pada hari pertama. Perpindahan dari Gambia ke Spanyol sangat sulit. Di sana panas dan sangat dingin di sini, jadi saya merasa sulit untuk menyesuaikan diri. Mereka menghubungi kami kembali di lain hari dan saya melakukannya jauh lebih baik.”
🎬 Sebuah cerita film.
💫 Kehidupan 𝗘𝗯𝗿𝗶𝗺𝗮 𝗧𝘂𝗻𝗸𝗮𝗿𝗮: dari sueño hingga kenyataan.
ℹ️ https://t.co/dBFrxRT9aL#NuestraBase | #SUB17 pic.twitter.com/v6CrAfK2pB
— Pilih Española Masculina de Fútbol (@SEFutbol) 13 Maret 2026
Tunkara merupakan gelandang serang berkaki kiri dengan kemampuan fisik impresif yang dapat bermain di beberapa posisi ofensif. Terlepas dari kekuatan dan kecepatannya, dia lebih menyukai kreativitas dan kontrol saat mendeskripsikan gayanya.
Inspirasi terbesarnya adalah bintang lini tengah Barcelona, Pedri.
“Favorit saya adalah Pedri… Dia seorang pesulap, dia brilian. Kontrol bolanya, kemampuannya membaca ruang di tengah, perubahan arahnya… Dia punya semuanya,” teh La Masia mutiara mengaku.
Pada akhir Februari, Tunkara membuat sejarah dengan menjadi pemain termuda keempat yang melakukan debut untuk Barca Atletic. Kini ia fokus menjalani tugas internasional bersama skuad Spanyol U-17 selama fase kualifikasi Kejuaraan Eropa di Irlandia Utara.
Meskipun perkembangannya pesat, Tunkara tetap membumi dan mengingat dari mana asalnya. Pada saat yang sama, dia juga menjelaskan ambisinya dengan jelas:
“Saya ingin melakukan debut untuk tim senior dan memenangkan Kejuaraan Eropa dan Dunia.”












