Jendela transfer musim dingin Barcelona menyaksikan penambahan menarik striker Mesir berusia 18 tahun Hamza Abdelkarim.
Namun, para penggemar yang ingin melihat pemain pinjaman Al Ahly beraksi harus menunggu lebih lama.
Menurut Mundo Deportivo, Abdelkarim untuk sementara kembali ke Mesir untuk memperlancar proses birokrasi yang diperlukan untuk mendapatkan izin kerjanya.
Permainan menunggu
Meskipun sudah berlatih di bawah asuhan manajer Barça Atletic Juliano Belletti dan meninggalkan kesan yang sangat positif pada staf pelatih, Abdelkarim tidak dapat secara resmi mengenakan seragam Blaugrana sampai dokumennya diselesaikan, yang membuat kedua belah pihak frustrasi.
Ini bukan pertama kalinya penundaan administratif terhenti pada awalnya. Klub menghadapi situasi serupa dengan Mamadou Mbacke dan Mikayil Faye, yang keduanya harus kembali ke negara asalnya untuk mempercepat dokumentasi.
Karena izin kerja internasional sangat bergantung pada persetujuan eksternal pemerintah, klub tidak dapat menentukan tanggal pasti untuk debut resminya.
Penundaan yang sedang berlangsung, ditambah dengan kurangnya ritme kompetitif, telah membuka jalur alternatif bagi penyerang muda tersebut.
Setelah izin kerjanya disetujui, kemungkinan besar dia akan didaftarkan untuk bermain di menit-menit pertamanya bersama skuad Juvenil A Pol Planas daripada langsung terjun ke Barça Atletic.
Hal ini akan menjadi dorongan besar bagi barisan pemuda. Skuad Belletti saat ini sedang menghadapi sakit kepala akibat cedera parah, dengan pemain seperti Oscar Gistau, Dani Rodriguez, dan Ibrahim Diarra semuanya absen.
Sementara itu, Juvenil A harus menemukan kembali Adrian Guerrero sebagai pemain pengganti ‘9’. Kedatangan resmi Abdelkarim seharusnya membantu mengatasi masalah ini, namun masih harus dilihat seberapa cepat kedua belah pihak akan merampingkan birokrasi.












