
Derby Barcelona mungkin sudah berakhir, namun dampak dari pertandingan hari Sabtu di Camp Nou telah memicu banyak kontroversi karena alasan yang salah.
Pol Lozano, yang mencetak satu-satunya gol Espanyol dalam kekalahan 4-1, mendapati dirinya berada di tengah badai setelah berbicara tentang sikap beberapa pemain Barcelona saat peluit akhir berbunyi.
Apa yang Lozano katakan?
Berbicara di pinggir lapangan DAZN usai laga, Lozano tak menahan diri mempertanyakan sikap para pemain Barcelona.
“Anda dapat melihat di sini di depan semua orang rasa hormat yang mereka miliki terhadap rekan-rekan mereka yang lain; tidak ada lagi yang perlu ditambahkan,” katanya.
Ketika didorong lebih jauh di zona campuran, pemain nomor 10 Espanyol itu tetap singkat, mengatakan tanpa menyebut nama itu “Itu selalu sama, tidak ada gunanya membicarakannya.”
Namun kata-kata tersebut cukup memicu gelombang pelecehan yang ditujukan terhadap produk akademi di media sosial.
Menurut Mundo Deportivo, Lozano terpaksa menutup akun Instagramnya karena banyaknya hinaan yang diterimanya dari fans Barcelona.
Laporan tersebut menunjukkan bahwa pemain tersebut baik-baik saja dan tidak ingin menjadi sasaran kebencian yang datang padanya.
Pelatih kepala Espanyol Manolo Gonzalez membahas situasi ini pada konferensi persnya, menempatkan segala sesuatunya dalam perspektif dengan sikap blak-blakan.
“Hal biasa terjadi. Pada menit ke-85, kami lebih dekat ke pemakaman Les Corts dibandingkan ke Camp Nou. Pada menit ke-87, kami semua lebih berani dibandingkan tuan rumah,” katanya.
“Ketika kalah, Anda harus memakannya, Anda harus menelannya dan berkompetisi lagi di level tertinggi.”
Lamine Yamal segera merespons setelah kemenangan tersebut, mendesak Espanyol untuk ‘menelan’ kekalahan tersebut.












