Hamilton secara resmi diperkenalkan sebagai pembalap Ferrari yang mendapat banyak keriuhan pada awal tahun lalu, dengan gambar dirinya berpose dalam setelan hitam ramping di luar rumah milik pendiri tim Enzo Ferrari di Maranello. Adegan tersebut juga menampilkan Ferrari F40 berwarna merah, salah satu mobil jalan raya paling ikonik milik perusahaan. Meskipun gambar tersebut segera menjadi viral dengan jutaan suka, belakangan diketahui bahwa Hamilton memiliki visi kreatif yang berbeda. Menurut Autosprint, Hamilton sempat meminta agar Ferrari F40 di belakangnya dijadikan edisi hitam untuk menonjolkan perjuangan melawan rasisme.
Sebagai satu-satunya pembalap kulit hitam dalam sejarah F1, Hamilton terbuka tentang pengalamannya menghadapi diskriminasi saat tumbuh dewasa. Meskipun pesannya sangat kuat, Ferrari menolak permintaannya dan tetap menggunakan warna merah tradisional.
Keputusan Ferrari ini disebabkan oleh mantra lama: “Ferrari tetap ada sementara pembalap datang dan pergi,” menurut Autosprint. F40 dibuat untuk merayakan ulang tahun ke-40 perusahaan dan juga merupakan Ferrari terakhir yang disetujui secara pribadi oleh pendirinya.
Hamilton kemudian mengalami mimpi buruk pada tahun pertama di Ferrari, yang membuatnya sering dikalahkan oleh rekan setimnya Charles Leclerc. Meski memenangkan perlombaan sprint Grand Prix Tiongkok pada awal tahun 2025, ia gagal mengamankan podium grand prix.
Namun, menyusul perubahan besar dalam regulasi F1 pada tahun 2026, pembalap berusia 41 tahun itu terlihat jauh lebih bahagia, dengan Ferrari muncul sebagai mobil tercepat kedua di belakang Mercedes. Setelah finis keempat pada pembuka musim di Australia, ia akhirnya merebut podium Ferrari perdananya di Grand Prix Tiongkok setelah menjadi yang teratas setelah pertarungan menegangkan dengan Leclerc.
Oscar Piastri menempati posisi ketiga untuk McLaren, unggul satu tingkat dari Leclerc. Juara dunia Lando Norris memulai balapan di posisi kelima, dengan Max Verstappen yang tidak puas berada di posisi ke-11 setelah dikalahkan oleh rekan setimnya di Red Bull, Isack Hadjar.












