
Pasar saham Eropa bergerak hati-hati pagi ini, karena kurangnya sinyal deeskalasi di Timur Tengah, sementara dampak pertama dari lonjakan harga energi dirasakan pada inflasi di Eropa.
Pada bursa pertama, Paris berada dalam kondisi seimbang (+0.01%), begitu pula Frankfurt (+0.03%) dan Milan (+0.05%). London menguat 0,16%. Sebaliknya, pasar saham Asia masih berakhir melemah tajam pada akhir sesi yang ditandai dengan volatilitas yang tinggi. Tokyo kehilangan 1,58%, Seoul turun 4,3%.
Harga minyak yang sempat naik pasca serangan Iran terhadap kapal tanker berbendera Kuwait di pelabuhan Dubai, akhirnya mulai turun lagi. Mereka terbebani oleh informasi dari Jurnal Wall Street yang menurutnya Donald Trump akan mempertimbangkan untuk mengakhiri intervensi militer di Iran, bahkan tanpa membuka kembali Selat Hormuz.












