Perdana Menteri Haiti, Alix Didier Fils-Aimé, kembali ke negaranya pada hari Jumat ini, 13 Maret setelah kunjungan resmi ke Chili, di mana ia menghadiri upacara pelantikan presiden terpilih Chili, José Antonio Kast, pada 11 Maret.
Kehadiran kepala pemerintahan Haiti pada upacara di Santiago ini merupakan bagian dari keinginan otoritas Haiti untuk mengkonsolidasikan hubungan diplomatik mereka dengan negara-negara Amerika Latin dan memperkuat dialog politik di kawasan.
Di sela-sela acara tersebut, Perdana Menteri mengadakan beberapa pertemuan bilateral dengan para pejabat internasional. Ia terutama bertemu dengan presiden Chili yang baru dilantik, di hadapan calon Menteri Hubungan Luar Negeri Chili, Francisco Pérez Mackenna, untuk membahas prospek kerja sama dan solidaritas antara kedua negara.
Kepala pemerintahan Haiti juga berbicara dengan wakil presiden El Salvador, Félix Ulloa, serta sekretaris jenderal Organisasi Negara-negara Amerika, Albert Ramdin. Diskusi-diskusi tersebut terutama terfokus pada situasi keamanan di Haiti, upaya stabilisasi yang sedang berlangsung dan persiapan untuk pemilu berikutnya.
Dalam misi ini, Alix Didier Fils-Aimé didampingi Menteri Luar Negeri dan Agama Raina Forbin juga bertemu dengan anggota komunitas Haiti yang tinggal di Chile. Diskusi tersebut berfokus pada tindakan pemerintah yang bertujuan memperkuat keamanan, menghidupkan kembali perekonomian dan menyelenggarakan pemilu mendatang, sekaligus menyoroti peran penting diaspora dalam pembangunan nasional.
Kunjungan resmi ini juga menjadi kesempatan bagi delegasi Haiti untuk berinteraksi dengan staf diplomatik yang ditempatkan di kedutaan Haiti di Chile, dengan tujuan untuk mempererat kerja sama dan meningkatkan hubungan bilateral kedua negara.
Artikel serupa












