Home Sports Pesepakbola ditembak mati pada usia 20 tahun saat ayah memberikan pernyataan memilukan...

Pesepakbola ditembak mati pada usia 20 tahun saat ayah memberikan pernyataan memilukan | Sepak Bola | Olahraga

6
0


Seorang penjaga gawang di Swedia ditembak mati pada usia 20 tahun, dan ayahnya memberikan penghormatan dalam pernyataan yang memilukan. Calon pesepakbola Hugo Mosshagen bermain untuk tim divisi empat Swedia BK Forward dan memimpikan karier sepak bola yang sukses.

Klub dan orang-orang terkasihnya kini berduka setelah dia terbunuh di Orebro. Polisi dipanggil atas kejadian tersebut di daerah perumahan di sebelah barat kota sebelum tengah malam pada hari Sabtu. Pemain muda itu kemudian dibawa ke rumah sakit dan kemudian dinyatakan meninggal.

Telah dilaporkan melalui The Sun bahwa Mosshagen tidak memiliki afiliasi geng yang diketahui dan penembakan tersebut telah membuat orang tuanya yang patah hati terkejut. Penjaganya adalah anak tertua dari tiga bersaudara dan dikatakan senang menghadiri gereja.

Ayahnya, Joakim Gunnarsson, menanggapi berita tersebut dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Swedia Expressen. Dia berkata: “Impian besarnya adalah menjadi pesepakbola profesional. Dia mencurahkan seluruh waktunya untuk itu dan tahun ini akan menjadi tahunnya.”

“Ini sebuah kehampaan. Satu detik Anda benar-benar marah dan detik berikutnya Anda sedih karena kehilangan salah satu anak Anda dengan cara yang sama sekali tidak perlu.

“Cara yang sama sekali tidak berarti. Dia melihat semua orang dan berbicara dengan semua orang dan ingin membantu sebaik yang dia bisa.”

Ibu Mosshagen, Marie, menambahkan: “Kami merasa dia bersama Tuhan. Kami tahu dia baik-baik saja di sana. Dia punya tanggung jawab. Dia melakukan segalanya untuk saudara-saudaranya. Dia dicintai banyak orang.”

Dia juga merupakan sosok yang disukai di ruang ganti BK Forward, menurut kapten tim Josef Ibrahim. Dia menyatakan: “Kami akan menjadi kuat dan bersatu. Demi Hugo dan keluarganya kami akan berada di sana untuk satu sama lain dan menyebarkan cinta.”



Source link