Home Sports Presiden sepak bola Italia mengundurkan diri setelah Azzurri melewatkan Piala Dunia ketiga...

Presiden sepak bola Italia mengundurkan diri setelah Azzurri melewatkan Piala Dunia ketiga berturut-turut

3
0

ROMA – Presiden federasi sepak bola Italia mengundurkan diri di tengah tekanan politik pada hari Kamis, dua hari setelah Azzurri gagal lolos ke Piala Dunia ketiga berturut-turut.

Keputusan Gabriele Gravina kemungkinan besar akan berujung pada pemecatan pelatih Italia Gennaro Gattuso juga.

Menteri Olahraga Italia Andrea Abodi menyerukan perubahan dalam kepemimpinan sepak bola negaranya setelah Gravina menyaksikan dua set kualifikasi Piala Dunia yang mengecewakan.

“Jelas bagi semua orang bahwa sepak bola Italia perlu dirombak,” kata Abodi pada hari Rabu, “dan proses itu perlu dimulai dengan kepemimpinan baru di (federasi) FIGC.”

Peluang Italia untuk mencapai turnamen tahun ini di Amerika Utara berakhir pada Selasa setelah kekalahan adu penalti dari Bosnia dan Herzegovina di babak playoff kualifikasi.

Gravina mengambil alih federasi pada tahun 2018 menggantikan Carlo Tavecchio, yang juga mengundurkan diri setelah Italia gagal mencapai Piala Dunia tahun itu.

Kekalahan dari Bosnia menambah kesengsaraan bagi juara empat kali Italia setelah masing-masing disingkirkan Swedia dan Makedonia Utara di babak playoff kualifikasi dua Piala Dunia terakhir.

Perjuangan Italia di Piala Dunia dimulai pada tahun 2010 dan 2014 ketika mereka gagal lolos dari grupnya pada kedua kesempatan.

Pertandingan knockout Piala Dunia terakhir Azzurri terjadi pada tahun 2006 ketika mereka meraih gelar dengan mengalahkan Prancis di final setelah adu penalti.

Gravina memang mengawal trofi Kejuaraan Eropa Italia pada 2021.

Pemilihan umum diadakan pada tanggal 22 Juni untuk memilih presiden FIGC yang baru.

Gravina juga mengumumkan bahwa dia akan menghadiri sidang di parlemen Italia pada Rabu depan untuk membahas “kesejahteraan sepak bola Italia.”

Mancini, Inzaghi, Conte, Allegri

Gattuso mengambil alih jabatan pelatih dari Luciano Spalletti yang dipecat pada bulan Juni dengan skuad sudah berada dalam mode krisis menyusul kekalahan di Norwegia pada pertandingan kualifikasi pembuka.

Azzurri kemudian mencatatkan enam kemenangan beruntun sebelum kalah lagi dari Norwegia pada bulan November untuk finis kedua di grup mereka dan berakhir di babak playoff lagi.

Di antara mereka yang disebut-sebut akan menggantikan Gattuso adalah Roberto Mancini, Simone Inzaghi, Antonio Conte, dan Massimiliano Allegri.

Mancini melatih Italia meraih gelar Kejuaraan Eropa pada tahun 2021 kemudian gagal membawa Azzurri ke Piala Dunia tahun depan sebelum kabur untuk mengambil alih tim nasional Arab Saudi.

Inzaghi melatih Inter Milan meraih gelar Serie A pada tahun 2024 dan sekarang mengelola klub Saudi Al-Hilal.

Conte melatih Italia di Kejuaraan Eropa 2016 dan saat ini berada di Napoli.

Allegri ada di AC Milan.

Gravina adalah wakil presiden UEFA

Gravina juga merupakan wakil presiden tertinggi Aleksander Ceferin di UEFA.

Statuta UEFA mengharuskan anggota komite eksekutif juga merupakan pejabat senior FA, tetapi Gravina dapat tetap berada di peran UEFA selama kepemimpinan baru FIGC tidak menuntut pemecatannya.

Gravina terpilih kembali tahun lalu oleh UEFA sehingga ia memiliki tiga tahun lagi dalam masa jabatannya saat ini.

“Gabriele adalah wakil presiden pertama saya dan sangat penting bagi saya,” kata Ceferin di Gazzetta dello Sport, Kamis, setelah menonton pertandingan playoff di Bosnia.

Euro 2032

Selain merevitalisasi timnas, siapa pun yang menggantikan Gravina akan bertugas menyiapkan stadion-stadion bobrok di Italia untuk menjadi tuan rumah Piala Eropa 2032.

Italia dijadwalkan menjadi tuan rumah bersama Euro 2032 bersama Turki.

“Saya berharap infrastrukturnya sudah siap,” kata Ceferin. “Jika tidak, turnamen ini tidak akan dimainkan di Italia.”

___

Sepak bola AP: https://apnews.com/hub/soccer

Hak Cipta 2026 Associated Press. Semua hak dilindungi undang-undang. Materi ini tidak boleh dipublikasikan, disiarkan, ditulis ulang, atau didistribusikan ulang tanpa izin.



Source link