Meskipun beroperasi di area yang sangat mirip, gelandang Barcelona Dani Olmo dan Fermin Lopez keduanya memainkan peran kunci dalam perubahan haluan tim yang mengesankan di Liga Champions UEFA.
Apa yang tampak sulit di atas kertas ternyata berhasil dalam praktiknya, sebagian besar berkat kecerdasan dan fleksibilitas taktis mereka.
Sekilas, Olmo dan Fermin tampak bersaing memperebutkan peran yang sama, karena keduanya merupakan gelandang kreatif yang suka bermain antar lini, masuk ke kotak penalti, dan mempengaruhi sepertiga akhir.
Namun, di bawah Hansi Flick, keserbagunaan mereka memungkinkan Barcelona untuk menggunakannya bersama-sama tanpa kehilangan keseimbangan atau kendali.
Beroperasi bersama
Contoh paling jelas baru-baru ini terjadi saat melawan Kopenhagen, di mana Flick harus memikirkan kembali lini tengahnya karena absennya Pedri dan Frenkie de Jong.
Olmo diminta untuk turun lebih dalam dan beroperasi sebagai gelandang tengah, sementara Fermin tetap lebih dekat dengan peran menyerangnya yang biasa.
Penyesuaian tersebut berjalan lancar dan memberi Barcelona struktur yang mereka butuhkan untuk membangun comeback mereka.
Ini bukan kasus yang terisolasi, karena Olmo dan Fermin telah berbagi lapangan beberapa kali musim ini, dan hasilnya sangat mendukung gagasan Flick.
Barcelona telah memenangkan setiap pertandingan di mana kedua pemain tampil bersama, termasuk kemenangan 4-2 atas Celta Vigo, kemenangan dominan 4-0 melawan Athletic Club, dan pertandingan Liga Champions baru-baru ini.
Kemitraan yang nyaman
Melawan Kopenhagen, Olmo terlihat nyaman dengan perannya yang lebih dalam dan visinya menonjol, terutama dengan umpan yang berujung pada gol pertama Barcelona.
Dia mencakup area yang luas di lapangan dan menyelesaikan permainan dengan akurasi umpan yang mengesankan sebesar 86%.
Fermin juga menguasai bola dengan rapi, menyelesaikan 91% operannya. Meskipun ia tidak begitu menentukan seperti pada beberapa pertandingan sebelumnya, pergerakan dan energinya masih memainkan peran penting dalam menjaga Barcelona tetap unggul.
Kini, Flick menghadapi keputusan penting jelang lawatan ke Elche di La Liga.
Dengan masih absennya Pedri, manajer harus memilih apakah akan mempercayai pasangan Olmo-Fermin lagi atau memilih pengaturan yang lebih hati-hati untuk lebih melindungi lini tengah dan membatasi transisi.












