Setidaknya 27 demonstran, termasuk lima anak di bawah umur, telah terbunuh sejak dimulainya gelombang protes di Iran pada akhir Desember, menurut sebuah laporan yang dirilis Selasa oleh LSM Iran Human Rights (IHR), yang berbasis di Norwegia.
“Setidaknya 27 pengunjuk rasa tewas akibat penembakan atau bentuk kekerasan lainnya yang dilakukan pasukan keamanan di delapan provinsi,” tulis organisasi tersebut di situs webnya, seraya menambahkan bahwa lebih dari 1.000 orang ditangkap.
Informasi lebih lanjut akan datang…












