Kembalinya Barcelona ke Spotify Camp Nou yang telah lama ditunggu-tunggu memakan waktu sedikit lebih lama dari yang direncanakan, namun ketika akhirnya tiba, dampaknya terasa langsung dan tidak salah lagi.
Bahkan dengan renovasi yang sedang berlangsung dan pengurangan kapasitas, rumah spiritual klub sekali lagi mulai terasa seperti sebuah benteng.
Seperti kata pepatah, sesuatu selalu lebih baik daripada tidak sama sekali, dan bagi Barcelona asuhan Hansi Flick, “sesuatu” itu terbukti menentukan.
Bentrokan malam ini melawan Osasuna akan menjadi penanda milik Barca pertandingan kandang terakhir pada tahun 2025, dan itu terjadi pada saat kepercayaan diri mulai terbangun.
Sejauh ini, Barcelona telah memainkan empat pertandingan di Spotify Camp Nou yang telah direnovasi, dan hasilnya sangat meyakinkan.
Empat pertandingan, empat kemenangan, dan rasa otoritas baru yang hilang selama pengasingan panjang mereka jauh dari rumah.
Sudah menjadi benteng
Meskipun hanya menampung lebih dari 45.000 pendukung karena pekerjaan yang sedang berlangsung, stadion ini telah memantapkan dirinya kembali sebagai sekutu yang kuat.
Suasana, keakraban lapangan, dan kenyamanan psikologis bermain di rumah semuanya diterjemahkan langsung ke dalam lapangan.
Barcelona pernah mengalahkan Athletic Club 4-0, Alaves 3-1, Atletico Madrid 3-1, dan yang terbaru, Eintracht Frankfurt 2-1. Itu berarti 12 gol dicetak dan hanya kebobolan tiga.
Kebangkitan ini tidak terjadi secara terpisah. Hal ini bertepatan dengan kembalinya pemain kunci seperti Joan Garcia, Pedri, dan Raphinha, sementara pemain lain yang tampil di bawah performa terbaiknya jelas telah meningkatkan level mereka.
Pencetak gol terbanyak
Dari segi mencetak gol, kontribusinya sudah terdistribusi dengan baik.
Ferran Torres dan Dani Olmo masing-masing telah mencetak tiga gol, sementara pemain seperti Robert Lewandowski, Fermin Lopez, Lamine Yamal, Raphinha, dan Jules Kounde juga mencetak gol, dengan bek Prancis itu mencetak dua gol.
Sekarang, melawan Osasuna, Barcelona bertujuan untuk menutup tahun ini di kandang sendiri dengan rekor sempurna dan semakin memperkuat posisi mereka di puncak La Liga.
Lebih dari sekedar poin, kemenangan lainnya akan memperkuat perasaan bahwa Camp Nou, bahkan dalam masa transisi, sekali lagi adalah tempat di mana Barca berkembang pesat.












