Home Politic Suriah: di Rojava, utopia gencatan senjata yang dibom oleh rezim Damaskus

Suriah: di Rojava, utopia gencatan senjata yang dibom oleh rezim Damaskus

26
0


Qamishli (Suriah), korespondensi pribadi.

Di Semalka, salju belum mencair di sepanjang jalan rusak yang menghubungkan timur laut Suriah ke wilayah otonomi Kurdistan Irak. Beberapa truk bermuatan berat berjalan di atas aspal yang rusak di bawah pengawasan ketat tentara yang ditempatkan di pos pemeriksaan. Hawa dingin yang membandel menyelimuti suasana, dipertegas oleh angin sepoi-sepoi yang datang dari utara. Suhu yang sangat dingin ini mengingatkan kita betapa sulitnya eksodus baru pengungsi Kurdi Suriah.

Di kota Qamishli, sekolah-sekolah telah menghentikan kegiatan mereka untuk menyediakan perlindungan bagi para pengungsi yang datang terutama dari Tabqa dan Raqqa, dua pusat kota yang terletak di tepi sungai Eufrat dan dikendalikan oleh Pasukan Demokratik Suriah (SDF), yang hingga sepuluh hari lalu terdiri dari pasukan Kurdi Suriah, milisi Kristen, dan kontingen Arab.

Krisis kemanusiaan lainnya

Sebagian besar pengungsi ini berada di pengasingan ketiga atau keempat. “Kami tidak punya tempat lagi untuk pergi. Hawa dingin membuat kami lelah. Keluarga saya tersebar di seluruh negeri dan kami hanya punya ponsel untuk mendapatkan berita,” cerita Wahiba Tamo, seorang remaja berusia lima puluh tahun yang kami temui di sebuah sekolah asrama di kota…



Source link