
Barcelona mungkin tidak secara aktif memprioritaskan penandatanganan lini tengah, namun klub terus memantau pasar untuk mencari peluang, dan satu nama yang mendapatkan perhatian adalah Kees Smit dari AZ Alkmaar.
Ternyata, Barcelona akan segera menemukan diri mereka dalam situasi yang berpotensi menguntungkan yang melibatkan talenta Belanda.
Hal ini karena sang pemain dilaporkan bisa meninggalkan klubnya saat ini dengan biaya yang terjangkau jika proyek yang tepat muncul, menjadikannya pilihan yang menarik meskipun penguatan lini tengah tidak menjadi prioritas utama.
Bakat yang paling dicari
Kebangkitan Smit tidak luput dari perhatian di seluruh Eropa. Selain Barcelona, Real Madrid juga terus mencermati perkembangannya, sementara beberapa klub Liga Inggris juga memantau situasinya.
Reputasinya yang semakin meningkat menunjukkan bahwa ia akan segera menjadi salah satu pemain muda yang paling banyak dibicarakan di bursa transfer.
Situasi di AZ Alkmaar, bagaimanapun, bisa menjadi penentu, karena jurnalis Belanda Arno Vermeulen menyuarakan kekhawatirannya mengenai potensi strategi penilaian klub, dan memperingatkan bahwa harga pemain yang terlalu mahal bisa menjadi bumerang.
Berbicara di Studio Voetbal (h/t SPORT), dia menunjukkan,
“Entah itu €60 juta, €50 juta, atau €40 juta: jika AZ menetapkan harga terlalu tinggi… mereka mungkin harus puas dengan angka yang lebih rendah,” dia mulai berkata.
Dia bahkan melangkah lebih jauh dengan menyoroti kemungkinan skenario di mana klub bisa kehilangan kendali atas situasi sepenuhnya.
“Jika AZ meminta terlalu banyak uang, Smit bisa pergi dengan beberapa ratus ribu.”
Peringatan tersebut terkait dengan perkembangan hukum yang lebih luas di sepak bola Eropa.
Vermeulen merujuk pada implikasi dari “kasus Diarra”, menjelaskan bagaimana keputusan baru-baru ini telah memperkuat kemampuan pemain untuk menantang situasi kontrak mereka jika mereka merasa terhambat untuk maju.
“Pengadilan Eropa sudah memutuskan. Fokusnya ada pada pekerja. Jika pemain tidak melihat situasinya layak, dia bisa pergi ke arbitrase,” dia menambahkan.
Hal ini membuka pintu bagi skenario di mana Smit berpotensi memaksa keluarnya perusahaan tersebut dengan pengurangan biaya yang signifikan jika negosiasi terhenti.
“Dia bisa mengakhiri kontraknya seharga beberapa ratus ribu dan pergi dengan status bebas transfer ke klub seperti Manchester United, Manchester City, Real Madrid atau Barcelona,” dia menambahkan.
Bagi Barcelona, ini menghadirkan peluang yang jelas.
Meskipun lini tengah mungkin bukan kebutuhan mendesak, mendapatkan talenta muda berperingkat tinggi dengan biaya lebih rendah sangat cocok dengan strategi transfer klub saat ini.












