Di antara banyak perubahan yang diperkirakan akan dialami Barcelona pada musim panas 2026, salah satunya adalah kepergian Wojciech Szczesny.
Penjaga gawang asal Polandia ini, setelah banyak diyakinkan, memutuskan untuk memperbarui kontraknya satu tahun lagi musim panas lalu dan musim ini kemungkinan akan menjadi musim terakhirnya sebelum ia pensiun lagi.
Sampai saat itu tiba, Szczesny akan mendapatkan menit bermain lebih banyak dibandingkan yang ia dapatkan sejauh ini, dengan pemain veteran itu hanya bermain ketika Joan Garcia cedera di awal musim.
Szczesny diharapkan bermain dalam pertandingan Copa del Rey melawan Guadalajara, tetapi pelatih Hansi Flick malah menurunkan Marc-Andre ter Stegen. Dia diharapkan menjadi starter melawan Racing Santander, tetapi Garcia-lah yang akhirnya menjadi starter.
Szczesny menerima perannya
Banyak yang mengira seorang kiper akan bereaksi negatif terhadap sambutan seperti ini, tapi tidak dengan Szczesny.
Menurut SPORT, Szczesny adalah definisi dari seorang manusia perusahaan. Bahkan dengan kepergian Ter Stegen ke Girona baru-baru ini, pemain Polandia tersebut telah menjalankan peran sekundernya dengan tingkat kedewasaan yang membuat staf pelatih terkesan.
Alih-alih menunjukkan kemarahan atau ketidakpuasan, sang veteran malah menjadi sosok penting di ruang ganti. Dia terus berkontribusi pada budaya kemenangan tim dari pinggir lapangan, tidak pernah tampil buruk di bangku cadangan dan bertindak sebagai mentor yang suportif bagi Garcia yang lebih muda.
Bagi Hansi Flick, memiliki pemenang sekaliber Szczesny menerima perannya dengan begitu anggun merupakan sebuah kemewahan yang menjaga keharmonisan skuad.
Namun, Barcelona harus mulai memikirkan hidup tanpa Szczesny, mengetahui bahwa dia tidak akan menjadi bagian dari tim musim depan.
Klub dikabarkan tertarik untuk mencoba peruntungan dengan Aron Yaakobishvili, yang saat ini dipinjamkan ke FC Andorra, sementara Diego Kochen juga menjadi opsi.












