Home Politic 31 ton emas diblokir di London: kebuntuan antara Venezuela dan Bank of...

31 ton emas diblokir di London: kebuntuan antara Venezuela dan Bank of England

34
0

Penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro kembali terjadi pertanyaan tentang emas batangan negara yang disimpan di London. Akankah Venezuela bisa mendapatkan kembali emasnya setelah presidennya dipenjara di Amerika Serikat? Untuk saat ini, menurutnya, tidak ada yang kurang pasti BFM. Sekarang sudah beberapa tahun sejak ibu kota negara itu menuntut pengembalian emas ini dari Inggris, yang nilainya diperkirakan menjadi $1,95 miliar pada tahun 2020. Sejak itu, nilai emas meningkat hampir dua kali lipat.

Sementara itu, Inggris selalu menolak permintaan Venezuela. Alasannya: pemerintah Inggris tidak mengenali pemerintahan Madurosama seperti negara lain, menurut Penjaga. Pemerintah Inggris tetap pada pendiriannya, meskipun demikian sering dikritik oleh para pemimpin Venezuela.

Pertarungan hukum yang penuh liku-liku

Kotak emas batangan pun dibawa di hadapan pengadilan pada tahun 2020, atas inisiatif Bank Venezuela, yang menurutnya negara membutuhkan cadangannya untuk melawan pandemi Covid-19. Selanjutnya, lawan utama Nicolas Maduro, yang kini diakui oleh beberapa negara sebagai presiden sementara Venezuela, Juan Guaido, mengajukan tuntutan permintaan untuk diakui sebagai satu-satunya orang yang berwenang mampu memiliki cadangan ini. Dan jika, pada awalnya, sistem peradilan Inggris mengabulkan permintaan ini, keputusan itu kemudian dibatalkan oleh Pengadilan Banding. Demi keadilan, negara tersebut masih menganggap Maduro sebagai presiden, dengan kehadiran kedutaan Venezuela di Inggris. Mahkamah Agung kemudian melakukan intervensi untuk merujuk kasus ini ke pengadilan niaga, tapi tanpa memutuskan manfaatnya.

Namun saat ini, masalah tersebut semakin terhambat, dan situasi saat ini di negara tersebut tampaknya tidak mengubah posisi Inggris. Menlu bahkan mengklarifikasi bahwa pemerintah tidak akan mengeluarkan cadangan tersebut, karena tidak mengakui kekuatan baru Venezuela, yang dipimpin saat ini oleh Delcy Rodriguez. Pihak terakhir mengatakan pihaknya terbuka untuk bekerja sama dengan Amerika Serikat, sambil menggambarkan situasinya sebagai berikut pembajakan terang-terangan atas emas Venezuela“.



Source link