Pada tanggal 7 Desember 1975, pasukan militer Indonesia menginvasi Timor Timur. Sekitar dua puluh kapal perang dan 13 pesawat menyerang ibu kota Dili. Di darat, 10.000 tentara telah mendarat. Pendudukan ini berlangsung selama dua puluh empat tahun, dan selama itu sekitar 250.000 warga Timor Timur kehilangan nyawa mereka karena pemboman, eksekusi, pembantaian, penyiksaan dan kelaparan yang disengaja, yang mana hal ini merupakan ketidakpedulian dunia internasional.
Apa yang menyebabkan nasib demikian menimpa wilayah kecil kepulauan Sunda ini, separuh pulau yang terjepit di antara Indonesia dan Australia? Pada tanggal 16 Mei 1974, Revolusi Bunga Anyelir (25 April) di Lisbon membebaskannya dari kuk kolonial Portugis. Setelah empat ratus tahun dominasi Lusitania, prospek kemerdekaan kini muncul bagi 700.000 penduduk Timor Timur. Partai-partai politik, yang sampai sekarang dilarang, berkampanye di siang hari bolong.
Dua pelatihan…












