Home Sports Barcelona terpaksa memikirkan kembali masa depan duo penyerang ini secara serius setelah...

Barcelona terpaksa memikirkan kembali masa depan duo penyerang ini secara serius setelah tersingkirnya UCL memperlihatkan kekurangannya

7
0


Tersingkirnya Barcelona dari Liga Champions telah memicu momen refleksi keras di dalam klub, dengan departemen olahraga sudah mengalihkan fokus ke arah apa yang akan terjadi selanjutnya.

Dalam konteks tersebut, laporan dari AS menegaskan bahwa komite olahraga klub telah mulai mengevaluasi skuad dengan sangat jelas, mengetahui bahwa perbaikan sangat penting jika tim ingin kembali bersaing di level tertinggi Eropa.

Kekalahan di perempat final melawan Atletico Madrid tidak hanya mengakhiri harapan Barcelona di Eropa, tapi juga mengungkap kelemahan utama dalam skuad.

Menurut outlet tersebut, di antara mereka yang menjadi sorotan adalah Marcus Rashford dan Robert Lewandowski, dua penyerang yang penampilannya menimbulkan keraguan serius di balik layar.

Situasi Rashford

Situasi Rashford sangat kompleks, karena penyerang Inggris itu telah menunjukkan kecemerlangannya sejak tiba.

Namun, momen-momen menentukan berulang kali mengecewakannya.

Pada leg pertama, di mana ia diberi peran sebagai starter, Rashford mendapati dirinya berada di beberapa posisi menjanjikan namun gagal melakukan konversi, kehilangan tiga peluang bersih yang bisa mengubah kedudukan sepenuhnya.

Pada leg kedua di Metropolitano, berkurangnya perannya tidak banyak memperbaiki keadaannya.

Masuk dari bangku cadangan, Rashford kesulitan untuk mempengaruhi permainan, memberikan dampak minimal pada saat Barcelona sangat membutuhkan inspirasi menyerang.

Di dalam hati, tumbuh perasaan bahwa ia belum lulus ujian di laga-laga penentuan.

Dengan Manchester United tidak mau berkompromi dengan klausul pembelian kembali senilai €30 juta, Barcelona kini menghadapi keputusan sulit terkait masa depan jangka panjangnya.

Bagaimana dengan Lewandowski?

Lewandowski bisa saja meninggalkan Barcelona. (Foto oleh Aitor Alcalde/Getty Images)

Sementara itu, situasi Lewandowski tampak semakin memprihatinkan.

Pernah menjadi titik fokus serangan Barcelona, ​​striker veteran ini kini menghadapi sorotan yang semakin meningkat atas kemampuannya dalam tampil dalam pertandingan berintensitas tinggi.

Melawan Atletico, penampilannya dianggap tidak efektif karena gagal mencetak satu pun peluang emas.

Selain itu, dia tidak menguji kiper secara berarti dan kesulitan menghubungkan permainan dengan anggota tim lainnya.

Untuk pemain sekaliber dan berpengalaman, penampilan seperti itu tidak luput dari perhatian.

Di usianya yang ke-37, pertanyaan mengenai tingkat fisiknya dan kesesuaiannya untuk kompetisi elit semakin sulit untuk diabaikan.

Mengingat sifatnya yang terkenal kritis terhadap diri sendiri, ada juga ketidakpastian mengenai apakah ia bersedia menerima pengurangan peran dan gaji yang lebih rendah di masa mendatang.

Akibatnya, salah satu kesimpulan utama yang muncul dari tinjauan internal klub adalah bahwa klub harus merekrut penyerang tengah tingkat atas musim panas ini.

Jika itu terjadi, bisa saja karier Barcelona salah satu dari dua nama tersebut di atas akan berakhir.



Source link