Home Politic Tertutup bagi warga Haiti, terbuka bagi kepentingan asing: apakah Bandara Toussaint Louverture...

Tertutup bagi warga Haiti, terbuka bagi kepentingan asing: apakah Bandara Toussaint Louverture telah menjadi “pangkalan Amerika”? Berita terbaru dari Haiti: Politik, Keamanan, Ekonomi, Budaya.

6
0


Keputusan untuk tetap menutup Bandara Internasional Toussaint Louverture untuk masyarakat umum, meskipun sebagian aktivitas telah dimulai kembali, tidak lagi hanya menimbulkan kesalahpahaman: hal ini justru memicu kemarahan yang semakin besar. Semakin banyak suara di kalangan masyarakat sipil, ekonomi dan media yang menyerukan pembukaan kembali perekonomian, mengecam situasi yang menjadi tidak koheren dan sangat tidak adil.

Karena di luar penutupan itu sendiri, ada kenyataan mengejutkan lainnya: fakta bahwa bandara ini sedang dalam proses lepas dari kendali nasional dan secara de facto menjadi pangkalan Amerika. Jika persepsi ini benar adanya, maka hal ini akan menimbulkan permasalahan serius, tidak hanya pada tataran simbolis, namun juga dalam konteks kedaulatan. Bagaimana kita bisa menerima bahwa gerbang utama negara ini digunakan terutama untuk tujuan asing, sementara warga negara Haiti tidak termasuk?

Argumen keamanan, yang sering kali dikemukakan, tampak semakin rapuh dalam menghadapi kontradiksi ini. Jika penerbangan charter dapat beroperasi, jika perusahaan seperti Zed Airlines dapat melanjutkan aktivitasnya, mengapa penutupan ini tetap dipertahankan untuk masyarakat umum?

Bandara bukan hanya infrastruktur teknis. Ini adalah simbol kedaulatan, keterbukaan dan martabat. Sulit untuk melihat bahwa negara ini berfungsi sebagai daerah kantong yang melayani kepentingan eksternal, sementara penduduknya masih tertahan.



Source link