
Meskipun belum ada yang bisa diselesaikan sampai gelar La Liga dipastikan, dengan FC Barcelona saat ini unggul sembilan poin atas Real Madrid, departemen olahraga klub telah bekerja selama berbulan-bulan bersama Hansi Flick dalam merencanakan skuad untuk musim depan.
Ada pandangan bersama bahwa dua atau tiga pemain diperlukan untuk terus bersaing memperebutkan semua gelar dan mengambil langkah maju dalam kualitas, terutama untuk menantang Liga Champions UEFA setelah kegagalan lainnya di Eropa.
Komitmen penuh untuk Joao Cancelo
Menurut Ferran Correas dari SPORT, salah satu posisi yang diidentifikasi untuk diperkuat di musim panas adalah bek sayap, dan Barcelona jelas bahwa opsi pilihan mereka adalah pemain yang sudah ada di klub, Joao Cancelo.
Bek asal Portugal ini menjalani masa pinjaman keduanya di klub, dan musim panas ini dipandang sebagai momen ideal untuk menyelesaikan transfer permanen.
Cancelo tiba dengan status pinjaman dari Al Hilal menyusul cedera jangka panjang yang dialami Andreas Christensen dan sejauh ini tampil bagus. Mampu bermain di kedua sayap, ia membuktikan dirinya sebagai starter di sisi kiri, memanfaatkan cederanya Alejandro Balde.
Dia telah membuat 16 penampilan untuk Barcelona musim ini, mencetak satu gol dan memberikan tiga assist, mendapatkan kepercayaan penuh dari Flick. Oleh karena itu, kesinambungannya menjadi prioritas bagi pelatih asal Jerman tersebut, yang menghargai keserbagunaan dan pengalamannya di skuad muda.
Cancelo juga bertekad
Cancelo, diwakili oleh Jorge Mendes, yang dekat dengan presiden klub Joan Laporta, hanya punya satu niat – bertahan di Barcelona.
Dia tidak punya keinginan untuk kembali ke Arab Saudi. Ia terikat kontrak dengan Al Hilal hingga tahun 2027, namun ia yakin kesepakatan semua pihak bisa tercapai meski tidak ada opsi pembelian dalam kesepakatan peminjaman tersebut.
Cancelo rela mengurangi gaji signifikan yang didapatnya di Al Hilal agar bisa bertahan di Barcelona. Dia juga siap memberikan tekanan pada klub Saudi agar mengizinkannya pergi dengan biaya yang mampu dibayar Barcelona sesuai peraturan keuangan La Liga.
Dalam konteks ini, Barcelona sadar bahwa keinginan sang pemain menguntungkan mereka, begitu pula dengan situasi geopolitik di Timur Tengah saat ini, khususnya konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran.
Keadaan ini menguntungkan Barcelona, yang mungkin bisa mengamankan transfer Cancelo dengan biaya lebih rendah dari €15 juta yang diminta Al Hilal.












