
Komune Espaly-Saint-Marcel, dengan sekitar 3.500 penduduk, terletak di Haute-Loire, merupakan lokasi terjadinya a “perburuan anak sungguhan” pada Minggu sore, 19 April. Anak-anak di bawah umur yang menjadi sasaran memiliki kesamaan bahwa mereka adalah korban curahan rasisme. Penembak, berusia 65 tahun, diduga mengejar anak-anak tersebut sambil berteriak: “Keluar bersama orang kulit hitam dan Arab!” »pengumuman Kemajuan.
Selusin anak berusia 6 hingga 11 tahun yang menjadi sasaran penembak sedang bermain di kaki perumahan yang terletak di distrik Arbousset. “Dia membidik keponakan saya, lalu menembaknya,” kata Julia*, bibi salah satu korban, berusia 10 tahun, kepada surat kabar lokal. Peluru itu mengenai betisnya. Keponakan saya sangat ketakutan. Dia pikir dia akan mati. “…












