
Pengungkapan baru-baru ini seputar pembunuhan Presiden Jovenel Moïse terus mengungkap kelemahan besar negara Haiti. Di antara mereka, masih ada pertanyaan yang meresahkan, bagaimana seseorang yang secara aktif dicari oleh sistem peradilan, seperti mantan senator John Joël Joseph, bisa meninggalkan wilayah tersebut dengan begitu mudah?
Pada saat itu, ada yang meneriakkan penindasan politik, dan menebarkan keraguan dalam opini publik. Namun, fakta yang ada saat ini menunjukkan kenyataan yang jauh lebih mengkhawatirkan. Meninggalkan suatu negara di bawah surat perintah penangkapan bukanlah suatu kebetulan atau kelalaian administratif belaka. Hal ini mengandaikan adanya keterlibatan, tindakan diam yang dibeli atau dipaksakan, dan yang terpenting, sebuah sistem yang cukup rentan untuk memungkinkan terjadinya pelarian semacam ini.
Penghindaran ini menimbulkan masalah besar, yaitu kredibilitas institusi. Jika seorang mantan senator terkenal bisa lolos, bagaimana dengan aktor lain yang terlibat dalam kasus yang sama seriusnya? Pelarian John Joël Joseph bukanlah sebuah insiden tunggal, namun merupakan gejala dari disfungsi struktural di mana jaringan pengaruh, korupsi, dan kegagalan keamanan saling terkait.
Saat ini, ketika banyak perdebatan di pengadilan Amerika, rantai keterlibatan ini menjadi penting untuk ditelusuri. Karena di luar individu, ada keseluruhan sistem yang harus dipertanyakan. Tanpa hal ini, keadilan akan tetap selektif dan impunitas akan terus tumbuh subur.
Artikel serupa












