
ITU “baby boomer” berusia antara 70 dan 80 tahun. Generasi ini menghilang, meninggalkan warisan yang besar. Harus dikatakan bahwa untuk pertama kalinya sejak berakhirnya Perang Dunia Kedua, Prancis mencatat lebih banyak kematian daripada kelahiran pada tahun 2025. Selain itu, laporan dari Hémisphère gauche dan Jean-Jaurès Foundation memastikan bahwa pada tahun 2040, hampir Kumulatif 9.000 miliar euro akan berpindah tangan di Prancis. Seperti yang diingat Astrid Panosyan-Bouvet pada tahun 2025, ketika dia menjadi Menteri Tenaga Kerja, “75% pensiunan adalah pemilik” dan mereka punya “60% dari aset finansial dan non-finansial” negara.
Jadi warisan ini harus diwariskan kepada anak-anak mereka, sehingga menimbulkan konsekuensi ekonomi yang signifikan. Seperti yang diingatkan oleh 20 Menit, kekayaan yang diwariskan hari ini mewakili 60% aset, dibandingkan dengan 35% pada awal tahun 1970an. Warisan ini seharusnya memungkinkan banyak anak generasi baby boomer mengakses properti atau standar hidup yang lebih tinggi. Tapi tidak hanya itu. Seperti yang disampaikan notaris Nathalie Couzigou-Suhas kepada rekan-rekan kami, ada a “kecemasan generasi tua menghadapi kenyataan bahwa anak-anak mereka mungkin akan hidup kurang baik dibandingkan mereka”. Anak-anak umumnya mendapat warisan pada usia sekitar 60 atau 65 tahun, sedangkan kebutuhan pembiayaannya jauh lebih awal, antara usia 25 dan 40 tahun. Maka sang kakek dan nenek meminta agar warisannya juga diterima oleh cucunya.
Pertanyaan tentang biaya warisan
Namun warisan senilai 9.000 miliar ini tidak hanya akan masuk ke kantong para ahli waris generasi baby boomer. Pajak warisan menghasilkan 16,6 miliar euro pada tahun 2023. Angka ini diperkirakan akan meningkat. Tapi lebih dari itu tiga perempat penduduk Perancis (77%) percaya bahwa hak-hak ini memang benar adanya “tidak bisa dibenarkan”, menurut angka survei yang dilakukan Odoxa pada tahun 2024. Angkanya genap 74% menginginkan pengurangan pajak warisanmenurut survei Yougov pada tahun 2025. Oleh karena itu, generasi yang lebih tua cenderung memberikan sumbangan selama hidup mereka, untuk membatasi biaya warisan.












