Home Politic Dirampok dan diikat, seorang kolektor mencuri kartu Pokémon senilai 300.000 euro

Dirampok dan diikat, seorang kolektor mencuri kartu Pokémon senilai 300.000 euro

8
0

Pencurian besar-besaran terjadi di Dordogne. Di Périgueux, Myke P., seorang kolektor kartu Pokémon, menjadi korbanpembajakan rumah yang kejam di rumahnya, Selasa 21 April. Seperti diberitakan Barat dayasekitar pukul 13.30 ketika seseorang yang mengenakan masker bedah dan topi membunyikan bel pintu korban. Berpura-pura menjadi pengantar barangyang terakhir berpura-pura memiliki paket yang ditujukan untuk istrinya dan memintanya untuk mendapatkan dokumen identitas.

Saat itulah situasi berubah menjadi sangat berbeda dalam sepersekian detik. “Aku berbalik, dan aku menemukan pistol diarahkan ke arahku. Segera dia berteriak “mundur, mundur, mundur”», kesaksian korban. Dengan cepat diikat di lantai dan masih di bawah todongan senjata oleh pengantar palsu, Myke P. kemudian melihat orang kedua memasuki rumahnya yang mulai mengosongkan kantornya.

Kerusakan sebesar 300.000 euro

Jelas mendapat informasi lengkap tentang apa yang mereka cari, kedua penjahat itu tanpa ragu-ragu menuju koleksi kartu Pokémon milik kolektor. Baru saja pulang dari konvensi yang baru saja ia hadiri, korban belum sempat menyimpan koleksi berharganya biasanya tidur di brankas di bank. Karena memang kartu-kartu dari kartun eponymous inilah yang dicari para pencuri. ada pula yang dijual dengan harga tinggi.

Para perampok yang sangat terorganisir akhirnya berhasil pergi dengan membawa barang rampasan, yang diperkirakan menimbulkan kerusakan 300.000 euro. “Segala sesuatu yang saya miliki diambil dari saya. Mereka menjungkirbalikkan seluruh rumah, mereka mengambil segalanya dariku», curhat korban yang juga ponselnya dicuri. Setelah pembajakan rumah yang kejam ini, korban memutuskan untuk mengajukan pengaduan dan penyelidikan atas pencurian mencolok dengan senjata yang dipercayakan kepada gendarmerie dibuka oleh kantor kejaksaan umum Bergerac.



Source link