Perbedaan promosi kesehatan dengan metode audiovisual dan demonstrasi terhadap tindakan menyikat gigi anak usia 6-8 tahun di SD Negeri 1 Rendang

  • Kadek Rahma Novita Utari Program Studi Sarjana Kedokteran Gigi dan Profesi Dokter Gigi Universitas Udayana
  • Luh Wayan Ayu Rahaswanti Program Studi Sarjana Kedokteran Gigi dan Profesi Dokter Gigi Universitas Udayana
  • Ni Wayan Arya Utami Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana
Keywords: Metode audiovisual, metode demonstrasi, tindakan menyikat gigi

Abstract

Introduction: Dental and oral health promotion is an effort to influence someone to behavewell in maintaining oral health. Submission of dental and oral health promotion for children should be made as attractive as possible, in this study we used two different methods: the audiovisual method and the demonstration method. The audiovisual method contains animated cartoon characters and stimulates interesting motion effects for children, while the demonstration method shows a process so that respondents can see, observe, hear, and feel the process shown. This study aimed to determine the differences in effectiveness between the audiovisual method and the demonstration method for brushing teeth of children aged 6-8 years in 1st Rendang elementary school.

Method: The design of this research is quasi-experimental study with a two groups pre-post test design approach consisted samples of 44 children aged 6-8 years which were divided into two groups, audiovisual groups and demonstrations groups. Data were analyzed by the Independent T Test.

Result: The results showed that the average score of brushing teeth of respondents in the audiovisual group increased by 26.6 from pre test to post test 1, and 27.9 from pre test to post test 2. In the demonstration group showed that the average score of brushing teeth of respondents increased by 32.5 from pre test to post test 1, and 9.9 from pre test to post test 2.

Conclusion: The conclusion of this study is both methods is effective in increasing the average score of the action of brushing the teeth of respondents.

 

Latar Belakang: Promosi kesehatan gigi dan mulut merupakan upaya untuk memengaruhi seseorang agar berperilaku baik dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut. Penyampaian promosi kesehatan gigi dan mulut untuk anak-anak harus dibuat semenarik mungkin, pada penelitian ini menggunakan dua metode yang berbeda yaitu metode audiovisual dan metode demonstrasi. Metode audiovisual menampilkan karakter animasi kartun serta menstimulasi efek gerak yang menarik untuk anak-anak, sedangkan metode demonstrasi memperlihatkan suatu proses sehingga responden dapat melihat, mengamati, mendengar, dan merasakan proses yang ditunjukkan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perbedaan efektivitas antara metode audiovisual dan metode demonstrasi terhadap tindakan menyikat gigi anak usia 6-8 tahun di SD Negeri 1 Rendang.

Metode: Metode penelitian pada penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan pendekatan two group pre-post test design dengan jumlah sampel 44 anak usia 6-8 tahun dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok audiovisual dan demonstrasi, kemudian dianalisis dengan uji Independent T Test.

Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor tindakan menyikat gigi responden pada kelompok audiovisual mengalami peningkatan sebesar 26,6 dari pre test ke post test 1, dan 27,9 dari pre test ke post test 2. Pada kelompok demonstrasi, terjadi peningkatan rata-rata skor tindakan menyikat gigi sebesar 32,5 dari pre test ke post test 1, dan 9,9 dari pre test ke post test 2.

Conclusion: Kesimpulan dari penelitian ini adalah metode audiovisual dan metode demonstrasi sama-sama memiliki efektivitas dalam meningkatkan rata-rata skor tindakan menyikat gigi responden.

Author Biographies

Kadek Rahma Novita Utari, Program Studi Sarjana Kedokteran Gigi dan Profesi Dokter Gigi Universitas Udayana

Program Studi Sarjana Kedokteran Gigi dan Profesi Dokter Gigi Universitas Udayana

Luh Wayan Ayu Rahaswanti, Program Studi Sarjana Kedokteran Gigi dan Profesi Dokter Gigi Universitas Udayana

Program Studi Sarjana Kedokteran Gigi dan Profesi Dokter Gigi Universitas Udayana

Ni Wayan Arya Utami, Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Published
2021-06-01
Section
Original Article