Hubungan penerapan postur tubuh yang ergonomi terhadap keluhan musculoskeletal selama tindakan scaling pada praktik dokter gigi di Kota Denpasar, Bali- Indonesia

  • Ni Luh Sri Suwina Dewi Program Studi Pendidikan Dokter Gigi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana
  • Putu Lestari Sudirman Program Studi Pendidikan Dokter Gigi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana
  • Ni Kadek Fiora Rena Pertiwi Program Studi Pendidikan Dokter Gigi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana
Keywords: postur tubuh ergonomi, scaling ultrasonic, musculoskeletal

Abstract

Background: One of the most common treatments performed by the dentist is scaling. Scaling process typically lasts approximately 45 minutes, during which dentists will be in a static position which can cause musculoskeletal disorder.
The aim of the study is to determine the relationship of ergonomic posture application to musculoskeletal complaints during the scaling action in dentist practice in Denpasar City.
Methods: The research has been done by using analytic observational with cross sectional design. The sample of this research are 44 dentists who practicing dentistry in Denpasar. Data collection is sourced from the primary data by appraisal using test of visual perception (TVP) and filling the Nordic body map questionnaire by the sample before and after the scaling procedure.
Results: Statistical test results using pearson chi-square showed that the significance value of 0.035 < α = 0.05.
Conclusion: there is a relationship between the application of ergonomic posture to musculoskeletal complaints during the action of scaling ultrasonic on dentist practice in Denpasar City.

 

Latar Belakang: Salah satu perawatan yang paling sering dilakukan dokter gigi adalah scaling. Proses scaling biasanya berlangsung kurang lebih 45 menit, selama itu dokter gigi akan berada pada posisi statis yang dapat menyebabkan musculoskeletal disorder. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan penerapan postur tubuh yang ergonomi terhadap keluhan musculoskeletal selama tindakan scaling pada praktik dokter gigi di Kota Denpasar.
Metode: telah dilakukan penelitian observasional secara analitik dengan desain cross sectional. Sampel penelitian ini adalah dokter gigi yang berpraktik di Kota Denpasar sebanyak 44 orang. Pengumpulan data bersumber dari data primer dengan melakukan penilaian menggunakan test of visual perception (TVP) dan pengisian kuisioner Nordic body map oleh sampel, sebelum dan sesudah dilakukannya tindakan scaling.
Hasil: berdasarkan uji statistik menggunakan pearson chi-square menunjukkan bahwa nilai signifikansi 0,035 < α = 0,05.
Simpulan: bahwa ada hubungan antara penerapan postur tubuh yang ergonomis terhadap keluhan musculoskeletal selama tindakan scaling ultrasonic pada praktik dokter gigi di Kota Denpasar.

Author Biographies

Ni Luh Sri Suwina Dewi, Program Studi Pendidikan Dokter Gigi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana

Program Studi Pendidikan Dokter Gigi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana

Putu Lestari Sudirman, Program Studi Pendidikan Dokter Gigi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana

Program Studi Pendidikan Dokter Gigi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana

Ni Kadek Fiora Rena Pertiwi, Program Studi Pendidikan Dokter Gigi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana

Program Studi Pendidikan Dokter Gigi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana

Published
2020-07-11
Section
Original Article